Minggu, 11 Oktober 2026
01:36 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Ranu Manduro

Ranu Manduro

Bagikan:
250px-Ranu_Manduro.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ranu Manduro

Ranu Manduro merupakan tempat wisata alam buatan yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur. Disebut Ranu karena merupakan sebuah kubangan air berukuran besar yang merupakan bekas galian. Pada tahun 2018 - 2019 Ranu Manduro di buka sebagai kawasan Tempat Wisata Alam. Disebut dengan New Zealand versi jawa, karena pemandangan di Ranu Manduro Menyerupai suasana disana.

Latar Belakang

Ranu Manduro merupakan bekas tambang pasir sirtu pada 2016. Hingga masa aktif tambang berakhir pada tahun 2018, Kemudian Ranu Manduro di tutup untuk pertambangan.[1] Bekas dari aktivitas proyek tambang menghasilkan sebuah imitasi alam.

Pranala luar

Bekas galian tambang pasir dan kapur yang sudah tidak aktif lagi, pada tahun 2020 menciptakan keindahan alam yang menawan sehingga volume traffik pengunjung wisata Ranu Manduro mengalami peningkatan yang drastis.[2]

Wisata Ranu Manduro kini ditutup karena jumlah wisatawan yang sangat banyak. Ditakutkan akan merusak Ranu Manduro ditutup.[3]

  1. ↑ "Keeksotisan Ranu Manduro Wisata Imitasi Mojokerto". Liputan6.com. Diakses tanggal 08 Maret 2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. ↑ "Ranu Manduro, Pesona Mojokerto yang Indahnya Bak Selandia Baru, Sekarang?". Travelingpin.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-21. Diakses tanggal 17 Maret 2020.
  3. ↑ "Ranu Manduro ditutup Sementara". Newsgoogle. Diakses tanggal 08 Maret 2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik wisata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan