Rabu, 28 Oktober 2026
21:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Purnawarman

Purnawarman

Raja terbesar Tarumanegara

Bagikan:
Purnawarman
Narèndraddhvajabhūténa
250px-Ilustrasi_Purnawarman.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Purnawarman
Raja Tarumanegara ke 3
Berkuasa(395 - 434)
PendahuluDharmayawarman
PenerusWisnuwarman
Lahir16 Maret 372 M
Meninggal23 November 434 M
AyahDharmayawarman
Keturunan
Nama takhta
Sri Maharaja Purnawarman Sang Iswara Digwijaya Bhimaparakrama Suryamahapurusa Jagatpati
WangsaDinasti Warman

Purnawarman adalah Raja ke-3 sekaligus termahsyur dari Kerajaan Tarumanagara yang memerintah sejak tahun 395 - 434 M. Namanya dikenal dalam Prasasti Ciaruteun, Prasasti Jambu, dan Prasasti Tugu.

Peninggalan

Prasasti Cidanghiang

Prasasti Cidanghiang ditemukan di Desa Lebak Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang pada tahun 1947. Tulisannya menggunakan bahasa Sanskerta dengan aksara Pallawa. Isinya berupa pengagungan keberanian raja bernama Purnawarman. Penyampaiannya hanya dalam 2 baris kalimat yang berbentuk puisi.[1] Isinya sebagai berikut:

vikrantayam vanipateh prabbhuh satyaparakramah narendraddhvajabutena crimatah pumnavarmmanah

Terjemahan: (Ini tanda) penguasa dunia yang perkasa, prabu yang setia serta penuh kepahlawanan, yang menjadi panji segala raja, yang termashur Purnawarman (Danasasmita, 1984: 3 1).

Prasasti ini terletak di aliran Sungai Cidangiang yang bermuara ke Teluk Lada perairan Selat Sunda.

Referensi

  1. ↑ BPS Provinsi Banten (2019). Pariwisata Banten dalam Angka Tahun 2019 (PDF). Dinas Pariwisata Provinsi Banten. hlm. 47.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjutan

  • Poesponegoro & Notosusanto (ed.). 1990. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Jakarta: Balai Pustaka
  • R.M. Mangkudimedja. 1979. Serat Pararaton Jilid 2. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah
  • Slamet Muljana. 2005. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Yogyakarta: LKIS
  • Slamet Muljana. 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Dharmayawarman
Raja Tarumanagara
(395—434)
Diteruskan oleh:
Wisnuwarman
Jayasingawarman (358-382) · Dharmayawarman (382-395) · Purnawarman (395-434) · Wisnuwarman (434-455) · Indrawarman (455-515) · Candrawarman (515-535) · Suryawarman (535-561) · Kertawarman (561-628) · Sudhawarman (628-639) · Hariwangsawarman (639-640) · Nagajayawarman (640-666) · Linggawarman (666-669)
Catatan: Berdasarkan Naskah Wangsakerta.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan