Sabtu, 26 September 2026
21:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Dharmayawarman

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Dharmayawarman" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Dharmayawarman adalah raja kedua Kerajaan Tarumanagara yang memerintah antara 382 – 395 M. Ia adalah anak dari Jayasingawarman. Ia dipusarakan di tepi kali Candrabaga. Namanya hanya tercantum dalam Naskah Wangsakerta.[1]

Setelah dinobatkan menjadi raja di Kerajaan Tarumanegara, Raja Dharmayawarman bergelar Sang Rajaresi Dharmayawarmanguru. Gelar Dharmayawarmanguru diberikan oleh karena Raja Dharmayawarman adalah seorang pemimpin pemerintahan dan sekaligus juga sebagai pemimpin semua guru agama Hindu yang terdapat di Kerajaan Tarumanegara. Yang artinya, selain sebagai pemimpin politik (raja), ia pun juga sebagai pemimpin agama (kaum brahmana).[2]

Dharmayawarman
Rajaresi Dharmayawarman-guru
Raja Tarumanegara ke 2
Berkuasa(382 – 395)
PendahuluJayasingawarman
PenerusPurnawarman
Keturunan
WangsaDinasti Warman

Kutipan

Referensi

  • Ayatrohaedi. 2005. SUNDAKALA Cuplikan Sejarah Sunda Berdasarkan Naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon. Bandung: Pustaka Jaya
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Jayasingawarman
Raja Tarumanagara
382–395
Diteruskan oleh:
Purnawarman
Jayasingawarman (358-382) · Dharmayawarman (382-395) · Purnawarman (395-434) · Wisnuwarman (434-455) · Indrawarman (455-515) · Candrawarman (515-535) · Suryawarman (535-561) · Kertawarman (561-628) · Sudhawarman (628-639) · Hariwangsawarman (639-640) · Nagajayawarman (640-666) · Linggawarman (666-669)
Catatan: Berdasarkan Naskah Wangsakerta.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan