Rabu, 07 Oktober 2026
01:59 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Puru (abad ke-4 SM)

Puru (abad ke-4 SM)

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Puru.
Raja Puru
Raja Paurava dan daerah kekuasaannya sampai Hyphasis.
330px-LubokAlexanderPorus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja Puru bertempur melawan Aleksander pada Pertempuran Sungai Hydaspes. Lubok Rusia awal abad ke-18.
Berkuasa340–317 SM
PenerusMalayketu (putra Puru)
WangsaDinasti Puru Paurava[1][2][3] Yaduvanshi.[4][5]
AgamaHinduisme

Raja Puru (Sanskerta: पुरूवास puru) atau Raja Por atau Raja Parvatka adalah penguasa Paurava, sebuah kerajaan kuno yang wilayahnya meliputi Punjab modern, berlokasi di antara sungai Jhelum (Hydaspes) dan sungai Chenab (Akesines). Di kemudian hari, kerajaan Paurava meluaskan wilayah kekuasaannya sampai mencapai sungai Beas (Hyphasis).[6] Raja Puru pernah bertempur melawan Aleksander yang Agung dalam Pertempuran Sungai Hydaspes pada 326 SM.

Raja Puru dikatakan "memiliki tinggi 5 hasta", yang kurang lebih sama dengan 2,3 m (7½ kaki) jika berdasarkan hasta 18-inchi, atau mungkin tingginya 1,8 m (6 kaki) jika yang dipakai adalah hasta Makedonia 14-inchi.

Raja Puru tampaknya memegang jabatan sebagai satrap Hellenis selama beberapa tahun setelah perginya Aleksander dari India. Dia pertama kali disebutkan sebagai satrap daerah Hydaspes dalam naskah Pembagian Babilonia pada 323 SM. Posisinya kembali dikonfirmasi lagi pada 321 SM dalam Pembagian Triparadisos.

Raja Puru pernah bersekutu dengan Chandragupta Maurya. Aliansi ini memberi Chandragupta Maurya pasukan yang kuat, di antaranya adalah pasukan India-Skithia, Yavana, Kamboja, Kirata, Parasika dan Bahlika.[7][8]

Menurut naskah kuno India, Raja Puru dibunuh oleh Rakshasa, yang sebenarnya berniat untuk membunuh Chandragupta Maurya namun salah sasaran. Menurut Diodoros Sikolos, Raja Puru dibunuh antara tahun 321 dan 315 SM (317 SM adalah tahun yang disepakati oleh sejarawan) oleh seorang jenderal Thrakia, Eudemos, yang memimpin pasukan Makedonia di Punjabi.[9] Setelah kematian Puru, putranya Malayketu mewarisi tahta kerajaan dengan bantuan Eudemos. Malayketu sendiri meninggal dalam Pertempuran Gabiene pada 316 SM.

Catatan kaki

  1. ↑ Tod, James. Annals and Antiquities of Rajasthan. hlm. 49.
  2. ↑ Ancient India: A History of its Culture and Civilisation. Damodar Dharmanand. hlm. 81–83. {{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=
  3. ↑ A History of India, oleh Hermann Kulke, Dietmar Rothermung, hlm 57
  4. ↑ Tod, James (2001). Annals and antiquities of Rajasthan : or, The central and western Rajpoot states of India. New Delhi: Asian Education Services.
  5. ↑ Tod, James (1898–1899). he annals and antiquities of Rajastʼhan : or the central and western Rajpoot states of India, 1156. Calcutta: Indian Publication Society.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  6. ↑ Arrian Anabasis of Alexander, 5.29.2
  7. ↑ Visakhadutta, Mudrarakshasa
  8. ↑ Jain, Parisishtaparvan
  9. ↑ Diodoros Sikolos XIX-14

Referensi

  • Arrian, The Campaigns of Alexander, book 5.
  • History of Porus, Patiala, Dr. Buddha Parkash.
  • Lendring, Jona. Alexander de Grote - De ondergang van het Perzische rijk (Alexander the Great. The demise of the Persian empire), Amsterdam: Athenaeum - Polak & Van Gennep, 2004. ISBN 90-253-3144-0
  • Holt, Frank L. Alexander the Great and the Mystery of the Elephant Medallions, California: University of California Press, 2003, 217pgs. ISBN 0-520-24483-4
  • Annals and Antiquities of Rajasthan, By James Tod, Edition
  • History of India: (from the earliest times to the fall of the Mughal Empire), Dr. Ishwari Prashad

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan