Senin, 28 September 2026
02:40 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Farouk dari Mesir

Farouk dari Mesir

raja terakhir Mesir

Farouk I
Raja Mesir, Penguasa Nubia, dari Kordofan dan Darfur
60px-Coat_of_arms_of_the_Egyptian_Kingdom_2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Kingfarouk1948.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Berkuasa28 April 1936 – 26 Juli 1952
PendahuluFuad I
PenerusFuad II
Lahir(1920-02-11)11 Februari 1920
Kerajaan MesirKairo, Kerajaan Mesir
Meninggal18 Maret 1965(1965-03-18) (umur 45)
ItaliaCapri, Italia
Pemakaman
AyahFuad I
IbuNazli Sabri
PermaisuriSafinaz Zulficar, Nariman Sadek
KeturunanPuteri Farial, Puteri Fawzia Farouk, Puteri Fadia, Fuad II
DinastiKerajaan Muhammad Ali
AgamaIslam[1]
250px-Franklin_D._Roosevelt_and_King_Farouk_of_Egypt_at_Great_Bitter_Lake_in_Egypt_-_NARA_-_196056.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Farouk dan Roosevelt pada 13 Februari 1945.
250px-Farouk_family_official.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja Farouk I, Ratu Farida, dan Pangeran Ferial

Raja Farouk (lahir tanggal 11 Februari 1920 – meninggal tanggal 18 Maret 1965) adalah Raja Mesir yang mewarisi tampuk pemerintahan dari ayahnya Raja Fuad I pada tahun 1936. Setelah dilantik, raja yang berusia 16 tahun itu memberikan pidato di radio, menjadi raja Mesir pertama yang berbicara secara langsung kepada rakyatnya.

Raja Farouk adalah raja yang hidup dengan kehidupan yang mewah. Meskipun memiliki banyak harta, tetapi ia tidak pernah merasa puas dengan kekayaannya. Raja Farouk sering pergi berlibur ke Eropa untuk berbelanja.

Pada masa-masa sulit semasa Perang Dunia II, Raja Farouk sering dikritik karena cara hidupnya yang mewah. Keputusan Raja Farouk untuk tetap menyalakan semua lampu istananya di Alexandria saat seluruh lampu di kota dimatikan ketika terjadi pengeboman yang dilakukan tentara Italia, menyebabkan Raja Farouk dibenci.

Pada saat dewasa, Raja Farouk mulai mencuri barang-barang ketika membuat kunjungan-kunjungan resmi, termasuk pedang istiadat Shah Iran dan jam kantong berharga milik Winston Churchill. Raja Farouk juga seorang pencopet yang handal dan turut mencuri dari rakyat biasa sehingga dia dijuluki "Pencuri dari Kairo". Ini merupakan salah satu penyebab kudeta militer pada tahun 1952.

Akibat tuduhan penyalahgunaan kuasa dan kekalahan Mesir pada Perang Arab-Israel 1948, Raja Farouk digulingkan dalam kudeta militer pada 23 Juli 1952 pimpinan Gamal Abdul Nasser, yang memaksa Farouk untuk turun takhta dan disingkirkan ke Monako, yang mana Raja Farouk I tinggal untuk sisa hidupnya. Setelah Farouk disingkirkan, anaknya yang masih bayi dinyatakan sebagai Raja Fuad II. Bagaimanapun, pemerintah monarki sebenarnya telah dihapus secara de facto. Pada tahun 1953 pemerintahan monarki dihapus secara resmi dan Mesir menjadi sebuah republik. Pemerintahan baru segera melelang koleksi harta peninggalan Raja dan hasil curian yang banyak.

Raja Farouk terus hidup dengan gaya hidup yang mewah dan ketagihan mengumpulkan harta benda. Kesukaannya menyantap makanan lezat menyebabkan Raja Farouk menjadi gemuk hingga mencapai 140 kg. Pada 18 Maret 1965, Raja Farouk rebah di meja makan setelah sebuah makan malam yang besar dan meninggal.

Farouk menikah dua kali sepanjang hidupnya, pertama dengan Safinaz Zulfikar (1921–1988; menikah tahun 1938; bercerai tahun 1948), dan kemudian dengan Nariman Sadeq (1934–2005; menikah tahun 1951; bercerai tahun 1954).

Akhir pemerintahan

Setelah kekalahan Kerajaan Mesir dalam Perang Arab–Israel 1948, situasi politik di Kerajaan Mesir memburuk. Gamal Abdul Nasir kemudian memimpin kudeta militer bersama para perwira Kerajaan Mesir yang membuat Raja Farouk harus turun takhta dan mengakhiri pemerintahan monarki di Mesir. Bentuk pemerintahan di Mesir kemudian berubah menjadi republik.[2]

Keturunan

Referensi

  1. ↑ Princess Ashraf Pahlavi, Faces in a Mirror: Memoirs from Exile, (Prentice Hall Press: 1980), p.74
  2. ↑ Usmani, Ahmad Rofi' (Juni 2011). Hidayat, Yadi Saeful (ed.). Dari Istana Topkapi hingga Eksotisme Masjid Al-Azhar: Menjelajah Pesona Istanbul, Kairo, Alexandria, dan Kota-Kota Lain di Turki dan Mesir. Bandung: Mizania. hlm. 110–111. ISBN 978-602-8236-98-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bibliografi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Farouk I of Egypt.
Farouk dari Mesir
Didahului oleh:
Fuad I
Raja Mesir
1936–1952
Diteruskan oleh:
Fuad II
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan