Jumat, 30 Oktober 2026
03:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Raja Bonaran Situmeang

Raja Bonaran Situmeang

Bupati Tapanuli Tengah ke-18

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Situmeang.
Raja Bonaran Situmeang
250px-Official_Portrait_of_Raja_Bonaran_Situmeang_as_the_Regent_of_Central_Tapanuli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bupati Tapanuli Tengah
Masa jabatan
9 Agustus 2011 –30 Maret 2015[a]
PendahuluTuani Lumban Tobing
PenggantiSukran Jamilan Tanjung
Informasi pribadi
Lahir(1962-12-07)7 Desember 1962
Meninggal22 Oktober 2021(2021-10-22) (umur 58)
RSU Metta Medika, Sibolga, Sumatera Utara
Partai politik  Hanura
Suami/istriNorma Simatupang
Pendidikan

Raja Bonaran Situmeang, S.H., M.Hum. (disingkat R. Bonaran Situmeang; 7 Desember 1962 – 22 Oktober 2021) adalah pengacara Indonesia sekaligus Bupati Tapanuli Tengah Periode Tahun 2011-2016.

Masa kecil

Raja Bonaran Situmeang lahir di Gonting Mahe, Sorkam, pada tanggal 7 Desember 1962.[1]

Riwayat pendidikan

Wafat

Raja Bonaran dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandan pada Rabu 20 Oktober 2021 sekitar pukul 07.00 WIB. Ia didiagnosa menderita penyakit stroke tiga jam kemudian dan segera dipindahkan ke ruang rawat inap rumah sakit tersebut. Sekitar pukul 22.30 WIB, Raja Bonaran dipindahkan ke Rumah Sakit Metta Medika Sibolga dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ia akhirnya dinyatakan wafat pada tangggal 22 Oktober 2021 pukul 11.15 WIB.[2]

Kehidupan pribadi

Raja Bonaran Situmeang merupakan penganut agama Kristen Protestan. Ia menikah dengan Norma Simatupang dan memiliki seorang anak.[1]

Karya

  • Tapteng Nauli

Catatan

  1. ↑ Berstatus nonaktif dari 23 Oktober 2014 hingga 30 Maret 2015

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 "Bupati Tapanuli Tengah". Kabupaten Tapanuli Tengah. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Maret 2014. Diakses tanggal 23 Oktober 2021.
  2. ↑ Suhardiman (22 Oktober 2021). "Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang". Suara. Diakses tanggal 23 Oktober 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan