Jumat, 30 Oktober 2026
06:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Raja Semesta Alam

Raja Semesta Alam

gelar penguasa paling digdaya di Mesopotamia kuno

Bagikan:
250px-Sargon_II_and_dignitary.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja Sargon II, kepala negara Kekaisaran Asyur Baru (kanan), bergelar Raja Besar, Raja Perkasa, Raja Semesta Alam, Raja Asyur, Raja Babel, Raja Sumer dan Akad. Prasasti tersimpan di British Museum, London.
250px-Murex_Rimush_Louvre_AO21404.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Inskripsi peninggalan raja Akad Rimush yang ditorehkan pada cangkang siput batu dari genus Murex, terbaca "Rimush, Raja Kish". Pada masa Rimush, "Raja Kish" bermakna "Raja Semesta Alam". Kini tersimpan di Louvre, Paris.

Raja Semesta Alam (Sumeria: lugal ki-sár-ra[1] atau lugal kiš-ki,[2] Akkadia: šarru kiššat māti,[1] šar-kiššati[1] atau šar kiššatim[3]), yang juga ditafsirkan bermakna Raja Segala-galanya, Raja Seberinda, Raja Semuanya[2] atau Raja Dunia,[4] adalah gelar teramat mulia yang mengklaim kedaulatan atas seluruh dunia, yang dipakai para penguasa di Mesopotamia Kuno. Gelar ini kadang-kadang ditujukan kepada Allah dalam tradisi Yahudi-Kristen.

Referensi

Catatan

Kutipan

  1. 1 2 3 Levin 2002, hlm. 362.
  2. 1 2 Steinkeller 2013, hlm. 146.
  3. ↑ Roaf & Zgoll 2001, hlm. 284.
  4. ↑ Stevens 2014, hlm. 73.

Daftar pustaka

Situs web

Kekuasaan atas dunia
Kekuasaan atas Mesopotamia
Gelar pribadi raja
Lokasi spesifik
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan