Selasa, 03 November 2026
16:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Rafflesia tuan-mudae

Rafflesia tuan-mudae

spesies tumbuhan parasit

Bagikan:
Rafflesia tuan-mudae
250px-3._Raflesia_Tuan_Mudae_-_Deni_Dahniel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rafflesia tuan-mudae di Marambuang, Cagar Alam Maninjau
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malpighiales
Famili: Rafflesiaceae
Genus: Rafflesia
Spesies:
R. tuan-mudae
Nama binomial
Rafflesia tuan-mudae

Rafflesia tuan-mudae adalah bunga yang termasuk dalam famili Rafflesiaceae. Tumbuhan ini hidup sebagai parasit di dalam sulur tanaman Tetrastigma. Bunganya yang berukuran sangat besar dapat mencapai lebih dari 1 meter dalam diameter.[1] Kuncupnya biasanya muncul di bagian sulur yang tumbuh di atas tanah, berbeda dengan beberapa spesies Rafflesia lainnya yang kuncupnya dapat tumbuh dari sulur yang menggantung di udara.

Deskripsi

330px-R.tuan-mudae_close-up.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret bunga R. tuan-mudae berdiameter sekitar 65 cm dari jarak dekat

Biasanya, bunga Rafflesia memiliki diameter sekitar 60 cm dan mekar dari kuncup berukuran sekitar 20 cm. Kadang-kadang, kuncup ini dapat mencapai diameter 30 cm, dan dalam kasus tersebut, bunga yang mekar bisa berukuran hampir 1 meter.[2] Pada tahun 2020, sebuah Rafflesia tuan-mudae yang ditemukan di Cagar Hutan Maninjau di Sumatera Barat diukur memiliki diameter 111 cm.[3][4][5] Bunga tersebut dianggap sebagai bunga terbesar yang pernah tercatat di dunia; bunga terbesar sebelumnya juga ditemukan di lokasi yang sama, sehingga kemungkinan berasal dari tanaman yang sama.[3]

Di sebuah lokasi yang mudah dijangkau dan sering diamati selama beberapa tahun di kawasan pegunungan Gunung Raja yang membentang di perbatasan antara Malaysia dan Indonesia di bagian barat Kalimantan, barat daya Kuching, pada awal 1930-an, ditemukan bahwa tanaman ini mekar terus-menerus sepanjang tahun—setidaknya pada tahun 1933, yang tampaknya merupakan tahun yang baik bagi rafflesia di seluruh Indonesia. Namun demikian, seseorang harus berada di tempat pada waktu yang tepat untuk memotret bunganya sebelum layu, karena proses pelayuannya terjadi sangat cepat.[6]

Sebaran

Pada tahun 1910-an, hanya terdapat beberapa lokasi yang diketahui sebagai tempat ditemukannya spesies ini. Namun, sejumlah penemuan baru antara masa itu hingga tahun 1935, terutama di Kalimantan Barat, telah memperluas wilayah persebarannya serta menambah jumlah lokasi yang dapat dikunjungi, meskipun beberapa di antaranya cukup terpencil.[6]

Di Sarawak, salah satu lokasi termudah untuk melihat Rafflesia tuan-mudae adalah di Taman Nasional Gunung Gading, baik di sekitar kantor pusat taman maupun di dekat Air Terjun 7.[7] Spesies ini juga dapat ditemukan di Suaka Margasatwa Lanjak-Entimau.[2]

Referensi

  1. ↑ "Biggest bloom: 'World's largest' flower spotted in Indonesia". CNA. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Januari 2020. Diakses tanggal 3 Januari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Rafflesia tuan-mudae page". Parasitic Plant Connection. Southern Illinois University. Diakses tanggal 30 Oktober 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Crane, Lean (18 Januari 2020). "World's largest flower". New Scientist. 245 (3265): 12.{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Rafflesia". Digital Journal (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-03-18.
  5. ↑ "Scientists Just Found One of the World's Largest Flowers Blooming in an Indonesian Jungle". The Loop. Diakses tanggal 2020-03-18.
  6. 1 2 Coomans de Ruiter, L. (Oktober 1935). "De Eerste Vindplaatsen van Mycetanthe zippelii (Bl.) Hochr. in West-Borneo en verdere aantekeningen over Rafflsia tuan-mudae Becc". De Tropische Natuur (dalam bahasa Dutch). 24 (10): 171–175. Diakses tanggal 31 Oktober 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Forest Department Sarawak: Gunung Gading National Park
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan