Minggu, 01 November 2026
05:56 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Radin Intan I

Bagikan:

Radin Intan I (1751–1828), juga dikenal sebagai Radin Inten I, adalah pemimpin Keratuan Ratu Darah Putih di Lampung yang bergelar Kesuma Ratu IV. Ia merupakan ayah dari Radin Imba II dan kakek dari Radin Inten II. Radin Intan I memimpin Keratuan Ratu Darah Putih pada masa meningkatnya pengaruh dan perluasan kekuasaan kolonial Belanda di wilayah Lampung.[1]

Kehidupan

Radin Intan I hidup pada 1751 hingga 1828 dan menjadi salah satu pemimpin dalam garis keturunan Keratuan Ratu Darah Putih. Dalam kedudukannya sebagai Kesuma Ratu IV, ia memimpin wilayah dan masyarakat yang berada di bawah pengaruh keratuan tersebut. Masa kepemimpinannya berlangsung sebelum perjuangan yang kemudian dilakukan oleh keturunannya terhadap kekuasaan kolonial Belanda di Lampung.[2]

Keluarga

Radin Intan I merupakan ayah dari Radin Imba II dan kakek dari Radin Inten II. Hubungan tersebut menempatkannya dalam garis keturunan pemimpin Keratuan Ratu Darah Putih yang kemudian dikenal dalam sejarah perjuangan masyarakat Lampung menghadapi perluasan kekuasaan kolonial Belanda.[3]

Suksesi

Radin Intan I meninggal pada 1828. Kepemimpinan Keratuan Ratu Darah Putih kemudian diteruskan oleh putranya, Radin Imba II. Setelah Radin Imba II, garis kepemimpinan tersebut berlanjut kepada Radin Inten II, yang kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh perlawanan terhadap Belanda di Lampung pada pertengahan abad ke-19.[4]

Referensi

  1. ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan