Radin Intan I (1751–1828), juga dikenal sebagai Radin Inten I, adalah pemimpin Keratuan Ratu Darah Putih di Lampung yang bergelar Kesuma Ratu IV. Ia merupakan ayah dari Radin Imba II dan kakek dari Radin Inten II. Radin Intan I memimpin Keratuan Ratu Darah Putih pada masa meningkatnya pengaruh dan perluasan kekuasaan kolonial Belanda di wilayah Lampung.[1]
Kehidupan
Radin Intan I hidup pada 1751 hingga 1828 dan menjadi salah satu pemimpin dalam garis keturunan Keratuan Ratu Darah Putih. Dalam kedudukannya sebagai Kesuma Ratu IV, ia memimpin wilayah dan masyarakat yang berada di bawah pengaruh keratuan tersebut. Masa kepemimpinannya berlangsung sebelum perjuangan yang kemudian dilakukan oleh keturunannya terhadap kekuasaan kolonial Belanda di Lampung.[2]
Keluarga
Radin Intan I merupakan ayah dari Radin Imba II dan kakek dari Radin Inten II. Hubungan tersebut menempatkannya dalam garis keturunan pemimpin Keratuan Ratu Darah Putih yang kemudian dikenal dalam sejarah perjuangan masyarakat Lampung menghadapi perluasan kekuasaan kolonial Belanda.[3]
Suksesi
Radin Intan I meninggal pada 1828. Kepemimpinan Keratuan Ratu Darah Putih kemudian diteruskan oleh putranya, Radin Imba II. Setelah Radin Imba II, garis kepemimpinan tersebut berlanjut kepada Radin Inten II, yang kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh perlawanan terhadap Belanda di Lampung pada pertengahan abad ke-19.[4]
Referensi
- ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Ersontowi, M.P.d. (2020). Sejarah Indonesia (PDF). Bandar Lampung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)