Minggu, 04 Oktober 2026
02:19 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Radiasi Cherenkov

Radiasi Cherenkov

Bagikan:
250px-Advanced_Test_Reactor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Radiasi Cherenkov menyala di inti Advanced Test Reactor.

Radiasi Cherenkov (juga dieja Čerenkov) adalah radiasi elektromagnetik yang dihasilkan ketika partikel bermuatan (seperti elektron) melewati medium dielektrik dengan kecepatan yang lebih besar dari kecepatan fase cahaya di medium tersebut. Partikel bermuatan mengutubkan molekul medium tersebut, yang kemudian dengan cepat menjadi keadaan dasar, dan dalam prosesnya menghasilkan radiasi. Nyala biru dalam reaktor nuklir diakibatkan oleh radiasi Cherenkov. Radiasi ini dinamai dari ilmuwan Rusia Pavel Alekseyevich Cherenkov, pemenang Hadiah Nobel Fisika tahun 1958 yang menemukannya pertama kali dalam sebuah percobaan.[1] Teori mengenai radiasi ini dikembangkan dalam kerangka relativitas khusus Einstein oleh Igor Tamm dan Ilya Frank, yang juga memperoleh Hadiah Nobel.

Catatan kaki

  1. ↑ Cherenkov, Pavel A. (1934). "Visible emission of clean liquids by action of γ radiation". Doklady Akademii Nauk SSSR. 2: 451. Reprinted in Selected Papers of Soviet Physicists, Usp. Fiz. Nauk 93 (1967) 385. V sbornike: Pavel Alekseyevich Čerenkov: Chelovek i Otkrytie pod redaktsiej A. N. Gorbunova i E. P. Čerenkovoj, M.,"Nauka, 1999, s. 149-153. (ref Diarsipkan 2007-10-22 di Wayback Machine.)

Referensi

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan