Senin, 02 November 2026
11:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Tetanospasmin

Tetanospasmin

senyawa kimia

Bagikan:
500px-Diagram_of_structure_of_tetanospasmin.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Struktur tetanospasmin.

Tetanospasmin atau racun tetanus adalah neurotoksin yang sangat beracun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani[1] dalam kondisi anaerobik. Racun ini mengakibatkan penyakit tetanus pada manusia. Kadar LD50 racun ini diperkirakan berkisar antara 2,5-3 ng/kg,[2][3] sehingga menjadikannya racun paling mematikan kedua di dunia setelah racun botulinum (LD50 2 ng/kg).[4]

C. tetani juga menghasilkan eksotoksin tetanolisin, sebuah hemolysin yang mengakibatkan kehancuran jaringan.[5]

Catatan kaki

  1. ↑ "tetanospasmin" di Kamus Medis Dorland
  2. ↑ "Pinkbook | Tetanus | Epidemiology of Vaccine Preventable Diseases | CDC". www.cdc.gov (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-01-18.
  3. ↑ "Toxin Table » Environmental Health & Safety » University of Florida". www.ehs.ufl.edu (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-18. Diakses tanggal 2017-01-18.
  4. ↑ "Botulism". World Health Organization (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2017-01-18.
  5. ↑ Willey, Joanne (2009). Prescott's Principles of Microbiology. New York City, NY: McGraw-Hill. hlm. 481. ISBN 978-0-07-337523-6.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan