Kamis, 29 Oktober 2026
01:02 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Rabban Bar Sauma

Rabban Bar Sauma

Bagikan:
Rabban
(Master dalam bahasa Aram)

Bar Sauma
(Putra Puasa)
GerejaGereja Nestorian
TakhtaBaghdad
Informasi pribadi
Lahir1220
Zhongdu (Beijing)
Meninggal1294
Baghdad
DenominasiKekristenan Nestorian
KediamanBaghdad, Maragheh
PekerjaanBiarawan, Duta Besar, Penulis
500px-VoyagesOfRabbanBarSauma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rabban Bar Sauma pergi dari Beijing di Timur menuju Roma, Paris[1] dan Bordeaux di Barat, bertemu dengan penguasa-penguasa besar pada masa itu.

Rabban Bar Sauma (s. 1220–1294) (ܪܒܢ ܒܪ ܨܘܡܐ; IPA: [rɑbbɑnbɑrsˤɑuma]), yang juga dikenal sebagai Rabban Ṣawma atau Rabban Çauma,[2] (Hanzi:拉賓掃務瑪; Pinyin:lābīnsǎowùmǎ), adalah seorang biarawan Turkic/Tionghoa yang beralih menjadi diplomat dari Gereja dari Timur di Tiongkok "Nestorian". Ia dikenal karena melakukan ziarah dari Tiongkok yang dikuasai oleh Mongol menuju Yerusalem dengan salah satu muridnya, Rabban Markos. Karena ketegangan militer di sepanjang jalan, mereka tak pernah mencapai tempat tujuan mereka, tetapi menjalani beberapa tahun di Baghdad yang dikuasai Mongol. Markos kemudian diangkat menjadi Patriarkh Gereja dari Timur, dan kemudian meminta agar gurunya Rabban Bar Sauma dikirim pada misi lainnya, sebagai duta besar Mongol untuk Eropa. Ia kemudian bertemu dengan beberapa penguasa Eropa, serta Sri Paus, dalam upaya menjalin aliansi Prancis-Mongol. Misi tersebut tak membuahkan hasil, tetapi pada tahun-tahun berikutnya di Baghdad, Rabban Bar Sauma mendokumentasikan masa perjalanannya. Catatan yang menuliskan perjalanannya tersebut merupakan hal unik bagi para sejarawan modern, karena memberikan gambaran Eropa pada abad pertengahan yang dekat dengan zaman Perang Salib. Perjalanannya terjadi sebelum kepulangan Marco Polo ke Eropa, dan tulisannya memberikan sudut pandang yang sebaliknya, Timur melihat ke Barat.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Morris Rossabi (28 November 2014). From Yuan to Modern China and Mongolia: The Writings of Morris Rossabi. BRILL. hlm. 670–. ISBN 978-90-04-28529-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mantran, p. 298

Referensi

Terjemahan

Rabban Bar Sauma's travel narrative has been translated into English twice:

  • Montgomery, James A., History of Yaballaha III, (New York: Columbia University Press, 1927)
  • Budge, E. A. Wallis, The Monks of Kublai Khan, (London: Religious Tract Society, 1928). Online

Pranala luar

  • The history and Life of Rabban Bar Sauma. (online)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan