Minggu, 18 Oktober 2026
15:55 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
RNA mikro

RNA mikro

Bagikan:
250px-Microrna_secondary_structure.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah struktur sekunder stem-loop dari Brassica oleracea pre-microRNA.

RNA mikro (microRNA atau miRNA) adalah molekul tunggal dari golongan RNA beruntai tunggal dengan ukuran 21-24 nukleotida.[1] miRNA merupakan salah satu dari RNA yang tidak mengkode protein (RNA non-pengkode, ncRNA) dan dapat ditemukan di hewan, tumbuhan, dan bahkan virus.[2] Peran utama dari miRNA adalah dalam regulasi ekspresi gen pasca-transkripsi.[3] RNA-mikro mampu membentuk pasangan basa dengan komplemennya pada RNA duta (mRNA) sehingga menghambat proses selanjutnya (translasi).

Proses yang melibatkan RNA-mikro mencakup regulasi genetik di dalam sel tersebut hingga perkembangan organisme, pengisyaratan antarsel, pemeliharaan homeostasis. dan respons terhadap isyarat lingkungan dan nutrisi.

Pada hewan, mekanisme penghambatan (suppression) terjadi tanpa degradasi, sementara pada tumbuhan miRNA akan menempel pada mRNA, sehingga terjadi RNA berkas ganda, yang merupakan substrat bagi enzim-enzim peredam (silencer).

Keberadaan molekul ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan Amerika, Victor Ambros dan Gary Ruvkun, di makhluk hidup Caenorhabditis elegans, dan penemuannya ini diterbitkan pada artikel ilmiah tahun 1993.[4][5] Keduanya telah dianugerahkan Penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran tahun 2024 "atas penemuan RNA-mikro dan perannya dalam regulasi genetik pasca-transkripsi".[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Green, D.; Dalmay, T.; Chapman, T. (2016-02). "Microguards and micromessengers of the genome". Heredity (dalam bahasa Inggris). 116 (2): 125–134. doi:10.1038/hdy.2015.84. ISSN 1365-2540.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ Ethica, Stalis Norma (2019). Pengantar Bioinformatika Untuk Mahasiswa Laboratorium Medis. Yogyakarta: Deepublish. hlm. 17.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Diener, Caroline; Keller, Andreas; Meese, Eckart (2022-06). "Emerging concepts of miRNA therapeutics: from cells to clinic". Trends in Genetics. 38 (6): 613–626. doi:10.1016/j.tig.2022.02.006. ISSN 0168-9525.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ Lee, Rosalind C.; Feinbaum, Rhonda L.; Ambros, Victor (1993-12). "The C. elegans heterochronic gene lin-4 encodes small RNAs with antisense complementarity to lin-14". Cell (dalam bahasa Inggris). 75 (5): 843–854. doi:10.1016/0092-8674(93)90529-Y.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. ↑ Wightman, Bruce; Ha, Ilho; Ruvkun, Gary (1993-12). "Posttranscriptional regulation of the heterochronic gene lin-14 by lin-4 mediates temporal pattern formation in C. elegans". Cell (dalam bahasa Inggris). 75 (5): 855–862. doi:10.1016/0092-8674(93)90530-4.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ "The Nobel Prize in Physiology or Medicine 2024". NobelPrize.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-10-08.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan