Selasa, 27 Oktober 2026
23:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Vympel R-73

Vympel R-73

peluru kendali udara ke udara Rusia

Bagikan:
Vympel R-73
330px-R-73.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vympel R-73
Jenis short-range air-to-air missile
Negara asal Soviet Union
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1982
Sejarah produksi
Produsen JSC DUX
Spesifikasi
Berat 105 kg (231 lb)
Panjang 2900 mm (9 ft 6 in)
Diameter 170 mm (6.7 in)
Hulu ledak 7.4 kg (16.3 lb)
Jenis Mesin solid-fuel rocket engine
Rentang sayap 510 mm (20 in)
Daya jelajah R-73E: 20km (12 miles)
R-73M: 30km (18.75 miles)[1]
Kecepatan Mach 2.5
Sistem
pemandu
All-aspect infrared homing
Alat
peluncur
250px-AA-11_Archer_missile.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Skema rudal Vympel R-73.

Vympel R-73 (kode NATO: AA-11 ‘Archer’) adalah sebuah peluru kendali udara ke udara jarak pendek berpemandu infra-merah rancangan Vympel Machine Building Design Bureau. Rudal ini memasuki dinas operasional angkatan udara Rusia pada tahun 1984.

Rudal udara-ke-udara R-73 dirancang untuk menghancurkan sasaran udara, termasuk pesawat tempur, pengebom, helikopter, pesawat tanpa awak (UAV – Unmanned Aerial Vehicle) maupun rudal jelajah dan berkemampuan manuver sampai 12G. Rudal ini juga memiliki kemampuan menyergap sasarannya dari segala arah (all-aspect), dalam segala cuaca (all-weather) serta di tengah pengacauan elektronis (jamming).

R-73 dapat diintegrasikan dengan helm pilot, memungkinkan pilot untuk membidik sasarannya dengan hanya melihatnya saja.

R-73 ditenagai oleh sebuah mesin roket berbahan bakar padat. Memiliki empat sirip kontrol yang terletak di bagian depan serta stabilizer di bagian belakang sayap. R-73 juga memiliki thrust-vectoring memungkinkannya untuk melakukan maneuver ekstrem.

Varian awal, yaitu R-73A memiliki jarak jangkau 30 km, sementara pengembangannya R-73M memiliki jarak jangkau 40 km.

R-73 dapat dibawa oleh pesawat tempur Su-27, Su-33, Su-34, Su-35, Su-37, MiG-29, MiG-31, MiG-33, Yak-141, serta helikopter serang Mi-24, Mi-28, dan Ka-50. Beberapa pesawat tempur generasi lama seperti MiG-21, MiG-23, Su-24 dan Su-25 yang telah dimodifikasi juga dapat membawanya.

Pengguna

500px-R-73_operators.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta negara pengguna R-73

Pengguna sekarang

Bekas Pengguna

Lihat pula

Spesifikasi

  • Propulsi: Motor roket bahan bakar padat
  • Kecepatan: Mach 2,5
  • Jarak jangkau: 20 km; 30 km (R-73M1); 40 km (R-73M2)
  • Sistem pemandu: Infra-merah
  • Hulu ledak: 7,4 kg high-explosive
  • Berat: 105 kg (R-73M1); 115 kg (R-73M2
  • Panjang: 2,9 m
  • Diameter: 0,165 m
  • Rentang sayap: 0,51 m

Galeri

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-09-02. Diakses tanggal 2006-07-31.
  2. ↑ "Weapon". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-08. Diakses tanggal 23 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Bangladesh Military Forces - BDMilitary.com". Bangladesh Military Forces - BDMilitary.com. Diakses tanggal 23 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ "Su-25KM SCORPION (It is made in Georgia)". YouTube. Diakses tanggal 23 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Vympel R-73.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Vympel R-73.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Vympel R-73.


Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik peluru kendali ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan