Kamis, 29 Oktober 2026
15:09 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Rüdiger Overmans

Bagikan:
Rüdiger Overmans
Lahir6 April 1954 (1954-04-06) (usia 72)
Düsseldorf
Dinas/cabangBundeswehr
Lama dinas1972–2004
PangkatLt. Colonel
Pekerjaan lainDeutsche militärische Verluste im Zweiten Weltkrieg [Kekalahan Militer Jerman pada Perang Dunia II]. Oldenbourg, München, 2004. ISBN 3-486-20028-3.

Rüdiger Overmans (lahir 6 April 1954) adalah seorang sejarawan militer Jerman yang mengkhususkan diri dalam sejarah Perang Dunia II. Bukunya "German Military Losses in World War II", yang ia buat saat menjadi pemimpin sebuah proyek yang disponsori oleh yayasan Gerda Henkel,[1] adalah salah satu karya paling komprehensif tentang korban tewas Jerman pada Perang Dunia II.[2]

Karya

Monografi

  • Deutsche militärische Verluste im Zweiten Weltkrieg [German Military Losses in World War II]. Oldenbourg, München. 2004. ISBN 3-486-20028-3.
  • Soldaten hinter Stacheldraht. Deutsche Kriegsgefangene des Zweiten Weltkriegs [Soldiers behind barbed wire. German prisoners of war of World War II]. Propyläen, Berlin. 2000. ISBN 3-549-07121-3.

Bab

  • Jörg Echternkamp, ed. (2005). "Die Kriegsgefangenenpolitik des Deutschen Reiches 1939 bis 1945". Die Deutsche Kriegsgesellschaft 1939–1945. Zweiter Halbband: Ausbeutung, Deutungen, Ausgrenzung [German Wartime Society 1939-1945: Exploitation, Interpretations, Exclusion]. Germany and the Second World War. Vol. IX. Deutsche Verlagsanstalt, München. hlm. 729–875. ISBN 3-421-06528-4. Jörg Echternkamp
  • Rolf-Dieter Müller, ed. (2008). "Das Schicksal der deutschen Kriegsgefangenen des Zweiten Weltkriegs'". Der Zusammenbruch des Deutschen Reiches 1945. Zweiter Halbband: Die Folgen des Zweiten Weltkrieges [The Collapse of Germany 1945 and the Results of the Second World War: The Resolution of the Wehrmacht and the Consequences of the War]. Germany and the Second World War. Vol. X/1-2. Deutsche Verlagsanstalt, München. hlm. 379–507. ISBN 3-421-04338-8.

Suntingan

Referensi

  1. ↑ Rüdiger Overmans. Deutsche militärische Verluste im Zweiten Weltkrieg. Oldenbourg 2000. ISBN3-486-56531-1 Noted by Overmans in his preface
  2. ↑ Hartmann, Christian (2000-06-07). "5,3 Millionen Gefallene". Faz.net (dalam bahasa German). Frankfurter Algemeine Zeitung.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Vol. I: Build-up of German Aggression
Vol. II: Initial Conquests in Europe
Vol. III: The Mediterranean 1939–1942
Vol. IV: Attack on the Soviet Union
Vol. V: Wartime Economy 1939–1945
Vol. VI: The Global War
Vol. VII: Strategic Air War 1943–1944/5
Vol. VIII: War in the East 1943/44
Vol. IX: Wartime Society 1939–1945
Vol. X: Collapse 1945
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan