Jumat, 23 Oktober 2026
02:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Quod Iam Diu

Bagikan:

Quod Iam Diu adalah sebuah ensiklik dari Paus Benediktus XV, diberikan di Roma di Basilika Santo Petrus pada tanggal 1 Desember 1918, pada tahun kelima masa kepausannya. Ensiklik ini meminta agar semua umat Katolik di manapun di dunia, tidak peduli di pihak mana mereka berada, untuk berdoa demi sebuah perdamaian selama-lamanya dan berdoa bagi mereka yang telah diberikan kepercayaan untuk bisa menciptakan perdamaian itu selama masa perundingan perdamaian.

Sri Paus menunjuk bahwa memang benar perdamaian masih belum tiba tetapi gencatan senjata telah menunda semua pembantaian dan penghancuran di darat, laut maupun udara. Sekarang saatnya tugas semua umat Katolik dari semua pihak untuk memohon bantuan Ilahi bagi semua orang yang turut serta di dalam konferensi perdamaian tersebut.[1] Para delegasi yang akan bertemu untuk menentukan perdamaian membutuh semua dukungan yang bisa mereka dapatkan dalam usaha mereka menemukan perdamaian yang selama-lamanya.


Lihat pula

Referensi

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
  1. ↑ Quod Iam Diu 2
Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan