Selasa, 29 September 2026
05:55 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Quiverfull

Quiverfull adalah sebuah posisi teologi yang dipegang oleh beberapa pasangan Kristen konservatif yang masuk dalam berbagai denominasi Kristen,[1] yang memanda anak sebagai berkat dari Allah.[2][3][4] Sehingga, pandangan tersebut mendorong prokreasi, abstain dari segala bentuk kontrol kelahiran (termasuk keluarga berencana alami) dan sterilisasi.[5]

Beberapa sumber menyebut posisi Quiverfull sebagai Providentialisme,[6] sementara sumber lain menyebutnya sebagai manifestasi natalisme.[7][8]

Pandangan tersebut menyebar di Amerika Serikat selain juga memiliki pengikut di Kanada,[9] Australia, Selandia Baru, Britania Raya dan wilayah lainnya.[2]

Referensi

  1. ↑ Martin, Jennifer C. (25 Mei 2015). "Quiverfull of Shit: a Guide to the Duggars' Scary Brand of Christianity" (dalam bahasa English). Gawker. Diakses tanggal 9 Juni 2019. Quiverfull families are all over America, in churches everywhere. That's why it's nearly impossible to tell how quickly their numbers are rising. They tend to congregate in fundamentalist evangelical churches, but Quiverfull families could really be found in any traditionalist Protestant denomination.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Hess, Rick and Jan (1990). A Full Quiver: Family Planning and the Lordship of Christ. Brentwood, TN: Hyatt Publishers. ISBN 0-943497-83-3.
  3. ↑ Dennis Rainey (2002). "The Value of Children (11 July 2002 FamilyLife Today Radio Broadcast)". FamilyLife Today. Diarsipkan dari asli (Transcript of radio broadcast) tanggal Oktober 1, 2005. Diakses tanggal 2006-09-30.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Campbell, Nancy (2003). Be Fruitful and Multiply: What the Bible Says about Having Children. San Antonio: Vision Forum. ISBN 0-9724173-5-4.
  5. ↑ Kathryn Joyce (9 November 2006). "Arrows for the War". The Nation. Diakses tanggal 2010-09-18.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Torode, Sam and Bethany; et al. (2002). Open Embrace: A Protestant Couple Rethinks Contraception. Wm. B. Eerdmans Publishing. ISBN 0-8028-3973-8.
  7. ↑ Strand, Paul (2006). "Back to the Future: The Growing Movement of Natalism". Christian Broadcasting Network. Diakses tanggal 2006-10-07. (originally published by CBN News, archived September 24, 2008)
  8. ↑ Brooks, David (2004-12-07). "The New Red-Diaper Babies". New York Times. Diakses tanggal 2006-10-07.
  9. ↑ Joe Woodward (Mar 31, 2001). "The godliness of fertility: A growing Protestant movement is rediscovering the sanctification available in large families". Calgary Herald: OS.10. ProQuest 244455568.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan