Minggu, 01 November 2026
00:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Puteri Indonesia 1976

Bagikan:
Puteri Indonesia 1976
Tanggal20 Maret 1976
TempatJakarta Convention Center, Jakarta, Indonesia
Pembawa acaraAnita Rachman, Robby Amien
Kontestan21
Semifinalis3
PemenangYayu Yuliarti
( Jawa Barat)
PersahabatanTreesye Nugraheni Ratri Astuti
( DKI Jakarta)
Kostum Nasional TerbaikLaretna Trisnantari Sulaiman
( Yogyakarta)
FotogenikAnna Tairas
( DKI Jakarta)
← 1975
1977 →

Puteri Indonesia 1976 merupakan penyelenggaraan ke-5 kontes kecantikan Puteri Indonesia setelah penyelenggaraan pada tahun 1975 ditunda. Malam final dilaksanakan di Balai Sidang Jakarta (Sekarang Jakarta Convention Center). Pemenang Puteri Indonesia 1976 berhak untuk mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 1976 di Hong Kong, sedangkan juara ke dua mewakili Indonesia ke ajang Miss International 1976 di Jepang. Puteri Indonesia 1975 sekaligus Queen of Pacific 1975, Fransisca Warastoeti dari DKI Jakarta memahkotai Yayu Yuliarti dari Jawa Barat di akhir acara.

Latar Belakang

Awalnya kontes ini direncanakan akan digelar pada September-Oktober 1975, namun karena mundurnya pemilihan daerah maka kontes nasional juga ikut diundur hingga Februari 1976. Karantina dibuka secara simbolik melalui pukulan gong yang dilakukan oleh Gubernur Ali Sadikin yang kala itu sekaligus menjabat sebagai Pembina Yayasan Puteri Indonesia.[1]

Karantina dilaksanakan selama 5 hari di Hotel Indonesia Jakarta sejak 16 Februari 1976. Terdapat 21 wanita cantik mewakili 10 Provinsi di seluruh Indonesia berkompetisi untuk mendapatkan gelar pemenang.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pemenang Puteri Indonesia tahun ini tidak mendapatkan hadiah mobil, namun mendapatkan beasiswa pelatihan kecantikan. Selain itu, pemenang Puteri Indonesia 1976 mendapatkan hadiah uang tunai berupa gaji bulanan dengan total sebesar Rp 300.000 selama satu tahun.

Hasil

Hasil Utama

Gelar Peserta Prestasi Di Kontes Internasional
Puteri Indonesia 1976  Jawa Barat - Yayu Yuliarti Miss Universe 1976
  • Unplaced
Puteri Duta Indonesia  DKI Jakarta - Treesje Nugraheni Ratri Astuti Miss International 1976
  • Unplaced
Puteri Pariwisata Indonesia  Sumatera Utara - Lily Chaerani Nainggolan Queen of The Pacific 1976
  • Miss Goodwill

Penghargaan Khusus

Penghargaan Peserta
Puteri Persahabatan  DKI Jakarta - Treesje Nugraheni Ratri Astuti
Puteri Personaliti  Jawa Barat - Renny Rosmini Harman
Puteri Favorit  Sumatera Barat - Itje Amran Boer
Puteri Fotogenik  DKI Jakarta - Anna Tairas
Puteri Busana Daerah Terbaik  Yogyakarta - Laretna 'Sita' Trisnantari Sulaiman

Peserta

Terdapat 21 peserta dari 10 provinsi yang berkompetisi di ajang ini.

Provinsi Peserta
 DKI Jakarta Anna Tairas
Treesye Nugraheni Ratri Astuti
 Jawa Barat Yayu Yuliarti
Renny Rosmini Harman
 Jawa Tengah N/A
 Lampung N/A
 Sulawesi Utara N/A
 Sulawesi Selatan N/A
 Sumatera Barat Itje Amran Boer
 Sumatera Selatan N/A
 Sumatera Utara Lily Chaerani Nainggolan
 Yogyakarta Laretna 'Sita' Trisnantari Sulaiman

Catatan


  • Perwakilan  DKI Jakarta, Treesye Nugraheni Ratri Astuti pernah berkompetisi di ajang None Jakarta 1972 dan menjadi juara 2 dengan nama 'Threes Nugraheni', kemudian di tahun 1973 ia kembali mengikuti kontes None Jakarta dan berhasil meraih gelar pemenang dengan nama 'Nunun Sarwono'.[1]
  • Perwakilan  DKI Jakarta, Anna Tairas merupakan seorang aktris dan politikus Indonesia. Anna lahir dan dibesarkan di Provinsi Riau dari ayah keturunan Manado dan Ibu keturunan Melayu.
  • Perwakilan  Jawa Barat, Renny Rosmini Harman mewakili Indonesia di ajang Miss Asia Quest 1976, namun belum membuahkan hasil.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ https://museummusikindonesia.id/id/2020/12/06/vista-edisi-168-1973/
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan