Senin, 19 Oktober 2026
00:53 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pulau Coney, Singapura

Pulau Coney, Singapura

pulau di Singapura

Bagikan:
Pulau Coney
實龍崗島
செராங்கூன் தீவு
Nama lokal:
Pulau Serangoon
250px-Entrance_to_Pulau_Serangoon_from_Punggol_Promenade_Nature_Walk.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerbang Pulau Coney dari Punggol
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Coney%2C_Singapura&revid=30019150&groups=_6a79ac83275ae5b8e3ecbba064ec81b50dcd9b6f&parser=parsoid
Peta interaktif Pulau Coney
實龍崗島
செராங்கூன் தீவு
EtimologiPulau kelinci
Geografi
LokasiAsia tenggara
Koordinat1°24′34.1″N 103°55′18″E / 1.409472°N 103.92167°E / 1.409472; 103.92167
KepulauanKepulauan Melayu
Luas1.33 km2
Pemerintahan
Negara Singapore
RegionRegion Timur Laut
Kawasan PerencanaanPunggol
CDC
Dewan kota
  • Dewan Kota Pasir Ris-Punggol
Konstituensi
Anggota Parlemen
Kependudukan
PendudukTidak berpenghuni(2015)[1]
Info lainnya
Situs resmiSitues resmi
250px-Pulau_Serangoon_from_Punggol_Promenade.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulau Coney

Pulau Coney, atau dikenal sebagai Pulau Serangoon, adalah sebuah pulau yang terletak di lepas pantai di Singapura bagian timur laut, di sekitar daerah Punggol. Pulau ini memiliki luas sebesar 133 hektar.[2]

Proyek reklamasi tanah di pulau ini berlangsung dari tahun 1975 hingga 1990-an. Ini karena adanya rencana untuk membangun daerah pemukiman di bagian selatan pulau itu. Proyek ini mempersempit jarak selat antara Punggol dan pulau ini hingga 100 m.[3]

Sejarah

Pulau ini dahulu bernama Pulau Serangoon, dan dimiliki oleh saudara kandung pengusaha Haw Boon Aw dan Aw Boon Par. Pada tahun 1950, pulau ini dijual ke pengusaha India, Ghulam Mahmood, dengan tujuan mengubah pulau itu menjadi sebuah pulau resor dengan meniru model taman hiburan di Pulau Coney, New York.[4]

Proyek reklamasi tanah dimulai pada tahun 1975, meningkatkan luas pulau dari 32 hektare (0,32 km2) menjadi 62 hektare (0,62 km2).[5] Proyek reklamasi tanah selanjutnya dilakukan pada tahun 1990-an dengan adanya rencana untuk membangun taman seluas 50 hektare bersamaan dengan pengembangan Kota Baru Punggol.[3]

Urban Redevelopment Authority (URA) mengatakan bahwa dalam Rencana Induknya, sebagian dari Pulau Coney ditetapkan untuk daerah perumahan, olahraga, dan rekreasi, namun karena lahan tersebut belum diperlukan, bagian dari Pulau Coney tersebut akan dialihfungsikan sebagai taman untuk sementara ini. Daerah lain pulau tersebut ditetapkan sebagai daerah pertamanan.[6] Pada 11 Oktober 2015, Taman Pulau Coney dibuka untuk umum, dengan pantai yang membentang sejauh 2 km (1 mi) dan jalan sepanjang 24 km (15 mi) yang merupakan bagian dari jaringan konektor taman.

Pulau Serangoon (Pulau Coney), sebelumnya merupakan bagian dari Konstituensi Anggota Tunggal (SMC) Changi dari tahun 1951 hingga 1997, kemudian dimasukkan ke Konstituensi Perwakilan Kelompok (GRC) Pantai Timur (divisi Siglap) dari tahun 1997 hingga 2015 sebelum dipindahkan ke Konstituensi Perwakilan Kelompok (GRC) Pasir Ris-Punggol.

Kegiatan dan fasilitas

Pulau Coney juga merupakan tempat yang populer untuk olahraga jet ski dan berkemah.[7] Namun, aktivitas ini mencemari pantai-pantai dengan sampah seperti kaleng bekas, paket mie instan, dan botol.[8]

Pulau Taman Coney

Taman Pulau Coney dikelola oleh Dewan Taman Nasional dan memiliki luas sebesar 50 hektare (0,50 km2). Taman ini adalah rumah bagi berbagai habitat, termasuk hutan pantai, padang rumput, dan hutan bakau. Taman ini secara resmi dibuka oleh Menteri Perhubungan dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Khaw Boon Wan pada tahun 2015.[9] Pada tahun pertama operasinya, seekor sapi Brahman sering terlihat berjelajah bebas di taman ini.[10][11]

Pramuka

Pulau ini diusulkan sebagai tuan rumah Jambore Pramuka Dunia ke-23 oleh Asosiasi Pramuka Singapura, namun usulan ini tidak berhasil.[12]

Referensi

  1. ↑ "Punggol (Planning Area, Singapore) - Population Statistics and Location in Maps and Charts". City Population (with data from the Singapore Department of Statistics). Diakses tanggal 15 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "[[Ministry of Trade and Industry (Singapore)#Departments & Statutory boards|Singapore Department of Statistics]] - Planning Areas/Subzones in Singapore (Year 2015)" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 5 Maret 2016. Diakses tanggal 11 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Singapore. Parliament. Parliamentary debates: Official report. (28 July 1997). Estimates of expenditure for the financial year 1 April 1997 to 31 March 1998 (Vol. 67). Singapore: [s.n.], col. 1123. (Call no.: RSING 328.5957 SIN); Tan, H. Y. (31 January 2007). Retrieved 15 August 2016.
  4. ↑ "Ten Things You Need to Know Before Visiting Coney Island Park - Little Day Out". 13 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ $14.5m holiday resort plan for Coney Island. (11 March 1974). The Straits Times, p. 4. (Retrieved from NewspaperSG). Retrieved 15 August 2016.
  6. ↑ "Coney Island to open to public in 2015". Lip Kok Wai. TODAY. 2014. Diakses tanggal 2014-02-03.
  7. ↑ "Islands around Singapore". Islands around Singapore. Thinkquest. 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-01-12. Diakses tanggal 2006-11-28.
  8. ↑ "Beaches or the dumps?". The Straits Times. 1991. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-10-06. Diakses tanggal 2006-11-28.
  9. ↑ "New nature park opens on Coney Island". Channel News Asia. 15 Oktober 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-06. Diakses tanggal 15 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Coney Island: The life and death of a lonely Singapore cow". BBC News. 16 Oktober 2016. Diakses tanggal 16 Oktober 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Coney Island cow dies". Channel NewsAsia. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-06. Diakses tanggal 16 Oktober 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Singapore bids for World Scout Jamboree 2015. Coney Island, Singapore: The Singapore Scout Association. 11 Juli 2008. Diakses tanggal 19 Juli 2015 – via YouTube.{{cite AV media}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Catatan

  • Victor R Savage, Brenda S A Yeoh (2004), Toponymics - A Study of Singapore Street Names, Eastern Universities Press, ISBN981-210-364-3
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan