Kamis, 15 Oktober 2026
23:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Pulau Kunta Kinteh

Pulau Kunta Kinteh

pulau di hilir Sungai Gambia

Bagikan:
UNESCO World Heritage Site in Divisi North Bank, GambiaTemplat:SHORTDESC:UNESCO World Heritage Site in Divisi North Bank, Gambia
Pulau Kunta Kinteh
Situs Warisan Dunia UNESCO
330px-River_gambia_galleryfull.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulau James pada tahun 2004
osm-intl,10,13.317464,-16.361407,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Kunta_Kinteh&revid=28067147&groups=_eac3a36fdcaf00ea75e779bd5f1cc1c327955b99&parser=parsoid
Peta interaktif Pulau Kunta Kinteh
Nama resmiJames Island
LokasiDivisi North Bank, Gambia
Bagian dariPulau Kunta Kinteh dan Situs Terkait
KriteriaKebudayaan: (iii), (vi)
Referensi761rev-001
Pengukuhan2003 (Sesi ke-27)
Luas0,35 ha (38.000 sq ft)
Koordinat13°19′03″N 16°21′41″W / 13.317464°N 16.361407°W / 13.317464; -16.361407
Pulau Kunta Kinteh di Gambia
Pulau Kunta Kinteh
Location of Pulau Kunta Kinteh in Gambia

Pulau Kunta Kinteh (dahulu disebut sebagai Pulau James dan Pulau St Andrew) adalah sebuah pulau di Sungai Gambia yang berjarak 30 km (19 mi) dari mulut sungai dan terletak dekat dengan Juffureh di negara Gambia. Benteng James terletak di pulau ini. Pulau ini terletak kurang dari 2 mil (3,2 kilometer) dari Albreda pada sisi utara sungai.

Pulau ini merupakan situs peninggalan sejarah dan budaya yang terletak di Distrik Lower Niumi dan Upper Niumi I, Kotamadia Banjul, Gambia. Pulau James terkenal oleh sejarah interaksi orang Afrika dengan Eropa serta menjadi saksi perkembangan sistem perbudakan. Situs ini, ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia kategori kultural pada tahun 2003 dengan nomor referensi 761rev-001.[1]

Referensi

  1. ↑ Dwisanti, Agustina (2009). World Heritage Nature and Culture. Surakarta: Bantara Publishing. hlm. 98. ISBN 978-979-15107-4-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Gambia

Artikel bertopik geografi atau tempat Gambia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan