Minggu, 25 Oktober 2026
13:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Pulau Bae Toko

Bagikan:
Bae Toko
Koordinat1°50′56″N 121°23′19″E / 1.84889°N 121.38861°E / 1.84889; 121.38861
NegaraIndonesia
Gugus kepulauanSulawesi
ProvinsiSulawesi Tengah
KabupatenMorowali Utara
Luas-
Populasi-
osm-intl,10,1.8488888888889,121.38861111111,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Bae_Toko&revid=30021842&groups=_816113356c0e784df7d63f9e71ccc7d5d3011caa&parser=parsoid

Pulau Bae Toko adalah pulau yang terletak dalam wilayah administrasi Desa Tambayoli, Kecamatan Soyo Jaya, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia.

Pulau ini termasuk dalam kategori pulau tidak berpenghuni dan merupakan kawasan cagar alam.[1]

Akses

Untuk menuju pulau ini dapat dicapai dari Pasoso menuju Kolonodale menggunakan motor/mobil selama tujuh jam perjalanan. Kemudian dilanjutkan menggunakan perahu dari dermaga desa Kolonadale.[2]

Gugusan pulau

Pulau Bae Toko dikelilingi oleh pulau-pulau lain seperti Pulau Pinasa, Pulau Ulundoke, Pulau Panjang, Pulau Uepiri, Pulau Dua, Pulau Dua Kecil, Pulau Baintole, Pulau Badik, Pulau Marangkana, Pulau Kelapa, Pulau Mandar, Pulau Bungko, Pulau Labota, Pulau Tangah, Pulau Pandan, Pulau Kulangkulang, Pulau Lalangan, Pulau Allo, Pulau Topohalu, Pulau Lambolo.[butuh rujukan]

Pulau Keramat

Pulau Keramat adalah pulau tidak berpenduduk dan terletak di dekat pulau Bae Toko. Hasil survei toponimi 2006 dan 2007 tidak mengalami perubahan nama dan tidak ditemukan penjelasan terkait penamaan pulau. Pulau ini memiliki tampilan berpantai pasir di bagian selatan dan bertebing curam di bagian Tengah. Vegetasi yang mendominasi adalah kelapa, waru dan nusu.

Pulau Damar

Pulau Damar adalah pulau tidak berpenduduk dan terletak di dekat pulau Bae Toko. Hasil survei toponimi 2006 dan 2007 tidak mengalami perubahan nama dan tidak ditemukan penjelasan terkait penamaan pulau. Pulau ini memiliki tampilan berpantai mangrove dan didominasi oleh kelapa, damar, bakau dan semak belukar.

Pulau Tikus

Pulau Tikus adalah pulau tidak berpenduduk dan terletak di dekat pulau Bae Toko. Hasil survei toponimi 2006 dan 2007 tidak mengalami perubahan nama dan tidak ditemukan penjelasan terkait penamaan pulau. Pulau ini merupakan pulau batu karang yang bervegetasi semak belukar dan berpantai tebing curam dengan ukuran kurang lebih 10m2.

Pulau Nunuka

Pulau Nunuka adalah pulau tidak berpenduduk dan terletak di dekat pulau Bae Toko. Hasil survei toponimi 2006 dan 2007 tidak mengalami perubahan nama dan tidak ditemukan penjelasan terkait penamaan pulau. Pulau ini memiliki tampilan berbukit dan berpantai batu juga mangrove serta didominasi oleh kelapa, bambu, pandan dan pohon lainnya.

Pulau Bongkil

Pulau Bongkil adalah pulau tidak berpenduduk dan terletak di dekat pulau Bae Toko. Hasil survei toponimi 2006 dan 2007 tidak mengalami perubahan nama dan tidak ditemukan penjelasan terkait penamaan pulau. Pulau ini memiliki tampilan berpasir putih dan didominasi oleh semak belukar, cemara, pandan dan mangrove.

Sejarah

Pulau Bae Toko disebutkan sebagai bagian dari pulau di Filipina, hal ini karena berkaitan pada abad ke-XII ketika kekuasaan Kubilai Khan runtuh. Suku Mongolia yang berdiam di Yunan migrasi ke Asia Selatan dan Timur. Adapun rombongan kedua menyebar ke Taiwan, Filipina Selatan, Kalimantan, Maluku, Ternate dan pulau lainnya.[2]

Jika ditilik dari postur tubuh, warna kulit dan kesamaan bahasa, ditemukan bahwa penduduk di pantai Tengah Bolaang Mongondow (Bintauna, Sangkub, Babo) adalah bagian dari rombongan migrasi yang mendarat di Mindanao, Filipina Selatan.[2]

Referensi

  1. ↑ "TAMAN WISATA ALAM LAUT PULAU TOKOBAE". www.ksdasulteng.com. Diakses tanggal 2023-11-02.
  2. 1 2 3 Batubara, Rido (2014). Morowali, Sulawesi Tengah. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. hlm. 23–41. ISBN 978-979-709-588-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik pulau di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan