Sabtu, 07 November 2026
21:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Ptilocercus

Ptilocercus

genus mamalia

Bagikan:
Ptilocercus
Rentang waktu: 34–0 jtyl Awal oligosen - sekarang
250px-Ptilocercus_lowii.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Ptilocercidae

Lyon, 1913
Genus:
Ptilocercus

Gray, 1848
Spesies tipe
Ptilocercus lowii
Gray, 1848
Spesies
Artikel takson sembarang

Ptilocercus adalah genus tupai tunggal dalam keluarga Ptilocercidae.

Taksonomi

Saat ini genus ini hanya diwakili oleh satu spesies yang masih ada yaitu tupai ekor bulu (Ptilocercus lowii). Pada tahun 2016 spesies baru dideskripsikan dari Cina yang berasal dari Oligosen Awal sekitar 34 juta tahun yang lalu. Spesies tersebut (Ptilocercus kylin) sangat mirip dengan spesies yang masih hidup sehingga dapat dianggap sebagai takson saudara. Hal ini menunjukkan bahwa Ptilocercidae hanya mengalami sedikit perubahan selama jutaan tahun.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Li, Q.; Ni, X. (2016). "An early Oligocene fossil demonstrates treeshrews are slowly evolving "living fossils"". Scientific Reports. 6: 18627. doi:10.1038/srep18627. PMC 4725336. PMID 26766238.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  2. ↑ "Earliest-known treeshrew fossil found in Yunnan, China". Phys.org.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan