Minggu, 27 September 2026
21:10 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Pteris

Pteris

genus tumbuh-tumbuhan

Pteris
250px-Pteris_vittata.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pteris vittata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Divisi: Polypodiophyta
Kelas: Polypodiopsida
Ordo: Polypodiales
Famili: Pteridaceae
Subfamili: Pteridoideae
Genus: Pteris
L.
Spesies

lihat teks

Artikel takson sembarang

Pteris adalah marga dari sekitar 300 spesies pakis dalam anaksuku Pteridoideae dari suku Pteridaceae. Anggotanya kebanyakan berasal dari daerah tropis dan subtropis di dunia.

Banyak dari mereka memiliki segmen ental linear, dan beberapa memiliki percabangan setengah-menjari. Sebagaimana anggota Pteridaceae lainnya, tepi daun ental melipat menutup sori di tepi. Lapisan terluar adalah epidermis berlapis tunggal tanpa stomata. Korteks dibedakan menjadi daerah kortikal luar dan dalam. Silinder vaskular adalah siphonostele amfifloik . Nama marga Pteris diambil dari nama Yunani untuk pakis (juga berarti "seperti helai bulu").

Spesies terpilih

Budidaya dan penggunaan

Beberapa anggota pakis ini populer dibudidayakan sebagai tanaman hias, seperti Pteris ensiformis, P. biaurita, dan P. cretica, yang masing-masing memiiki varietas dengan warna daun variegata (belang hijau-putih). P. wallichiana yang berukuran agak besar juga sering menjadi komponen taman basah.

Pteris vittata ditemukan memiliki kemampuan untuk menyerap sejumlah besar arsenik dari tanah. Pakis ini tumbuh di Florida bagian tengah yang terkontaminasi oleh tembaga arsenat dalam jumlah besar di dalam tanah. Dr. Lena Q. Ma dari Universitas Florida kemudian menemukan bahwa tumbuhan ini mengakumulasi sejumlah besar arsenik dari dalam tanah. Penemuan ini dapat mengarah pada penggunaan potensial Pteris vittata sebagai tanaman bioremediasi.

Rujukan

  1. Christenhusz, Maarten J. M.; Zhang, Xian-Chun; Schneider, Harald (18 Februari 2011). "A linear sequence of extant families and genera of lycophytes and ferns" (PDF). Phytotaxa. 19: 7–54. doi:10.11646/phytotaxa.19.1.2. ISSN 1179-3163.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. PPG I (2016). "A community-derived classification for extant lycophytes and ferns". Journal of Systematics and Evolution. 54 (6): 563–603. doi:10.1111/jse.12229. S2CID 39980610.

Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan