Minggu, 18 Oktober 2026
02:00 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Prusia Baltik

Prusia Baltik

suku bangsa di Jerman

Bagikan:
500px-Baltic_Tribes_c_1200.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suku Prusia di antara suku-suku Baltik lainnya sekita tahun 1200.

Prusia Baltik (bahasa Jerman:Pruzzen atau Prußen; Templat:Lang-pr; bahasa Latin:Pruteni; bahasa Latvia:Prūši; bahasa Lituania:Prūsai; bahasa Polandia:Prusowie; bahasa Kasubia:Prësowié) adalah istilah yang mengacu kepada penduduk asli yang berlatarbelakang Baltik yang menghuni wilayah Prusia. Wilayah ini tidak sama dengan negara Prusia dan terletak di pesisir tenggara Laut Baltik di antara Laguna Vistula di barat dan Laguna Curonia di timur. Orang-orang Prusia Baltik menuturkan bahasa yang kini dikenal dengan nama bahasa Prusia Kuno dan memercayai mitologi Prusia yang pagan.

Pada abad ke-13, orang-orang Prusia Baltik ditaklukan oleh Ordo Teutonik. Ordo Teutonik memindahkan orang-orang Prusia Baltik dari Prusia selatan ke Prusia utara. Banyak orang-orang Prusia Baltik yang juga tewas dalam perang salib yang diminta oleh Polandia dan paus. Banyak dari antara mereka yang terasimilasi atau menjadi Kristen. Bahasa Prusia Kuno punah pada abad ke-17 atau awal abad ke-18.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan