Sabtu, 31 Oktober 2026
23:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Prusia Baltik

Prusia Baltik

suku bangsa di Jerman

Bagikan:
500px-Baltic_Tribes_c_1200.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suku Prusia di antara suku-suku Baltik lainnya sekita tahun 1200.

Prusia Baltik (bahasa Jerman:Pruzzen atau Prußen; Templat:Lang-pr; bahasa Latin:Pruteni; bahasa Latvia:Prūši; bahasa Lituania:Prūsai; bahasa Polandia:Prusowie; bahasa Kasubia:Prësowié) adalah istilah yang mengacu kepada penduduk asli yang berlatarbelakang Baltik yang menghuni wilayah Prusia. Wilayah ini tidak sama dengan negara Prusia dan terletak di pesisir tenggara Laut Baltik di antara Laguna Vistula di barat dan Laguna Curonia di timur. Orang-orang Prusia Baltik menuturkan bahasa yang kini dikenal dengan nama bahasa Prusia Kuno dan memercayai mitologi Prusia yang pagan.

Pada abad ke-13, orang-orang Prusia Baltik ditaklukan oleh Ordo Teutonik. Ordo Teutonik memindahkan orang-orang Prusia Baltik dari Prusia selatan ke Prusia utara. Banyak orang-orang Prusia Baltik yang juga tewas dalam perang salib yang diminta oleh Polandia dan paus. Banyak dari antara mereka yang terasimilasi atau menjadi Kristen. Bahasa Prusia Kuno punah pada abad ke-17 atau awal abad ke-18.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan