Senin, 19 Oktober 2026
22:04 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Prunus africana

Prunus africana

Bagikan:
Prunus africana
250px-Prunus_africana_MS_3588.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dengan kulit kayu yang dipanen, di Gunung Kamerun
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Takson tak dikenal (perbaiki): Prunus sect. Laurocerasus
Spesies:
P. africana
Nama binomial
Prunus africana
250px-African_cherry_%28Prunus_africana%29_IUCN_range_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran menurut IUCN (2020)
Sinonim[3][4]

Pygeum africanum Hook.f.
Pygeum crassifolium Hauman
Prunus crassifolia

Prunus africana (bahasa Inggris:red stinkwood; kitamiang merah) adalah pohon cemara (konifer) asli dari daerah pegunungan sub-Sahara Afrika dan kepulauan Madagaskar, Sao Tome, Fernando Po, dan Grande Comore tumbuh pada ketinggian sekitar 900–3.400 m (3.000–10.000 ft) di atas permukaan laut. Pohon dewasa dapat tumbuh setinggi 10–25 m (33–82 ft), cabangnya terbuka melebar, dan sering kali menjumbai jika tumbuh di hutan, di daerah padang rumput akan tumbuh lebih pendek dan tajuknya berukuran sekitar 10–20 m (30–70 ft). Tumbuhan ini memerlukan iklim yang lembap untuk tumbuh dengan baik, dengan curah hujan 900–3.400 mm (35–130 in) pertahun, dan cukup tahan terhadap suhu mendekati titik beku.[5][6][7][8][9][10]

Kulitnya berwarna hitam sampai coklat, bergelombang atau pecah-pecah, dan bersisik, pecahan kulitnya membentuk struktur persegi panjang yang unik. Daunnya alternatif, sederhana, panjangnya 8–20 cm (3,1–7,9 in), oval, permukaanya halus, dan pada bagian atas berwarna hijau gelap, hijau pucat pada bagian bawah, dengan bagian tepi sedikit bergerigi. Sebuah vena sentral membuat lekukan di bagian atas, dan menonjol pada bagian bawah daun. Prunus africana memiliki petiola sepanjang 2 cm (0,8 in) dan berwarna merah atau merah muda. Bunganya androgini, memiliki 10-20 benang sari, penyerbukanya dibantu serangga, 3–8 cm (1–3 in), berwarna hijau keputihan, dan tersebar di aksila sepanjang 70 mm (2,8 in). Tanaman ini berbunga pada bulan Oktober sampai Mei. Buahnya berwarna merah sampai coklat, 7–13 mm (0,3–0,5 in), lebih melebar daripada panjang keseluruhan, berkeping dua, dengan biji pada setiap lobus. Buahnya Tumbuh di tandan pematangan pada bualn September sampai November, beberapa bulan setelah penyerbukan.

Ekologi

250px-Prunus_africana_nectaries.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Extrafloral nectaries along the leaf margin

Seperti anggota lain dari genus Prunus, Prunus africana menghasilkan nektar ekstrafloral yang mengandung zat antiherbivora serangga dengan sumber nutrisi imbalan untuk melindungi dedaunan.

Buahnya terlalu pahit untuk dimakan manusia; bagaimanpun, buah ini merupakan suplai makanan favorit bagi banyak hewan, yang kemudian menyebarkan bijinya. Dian Fossey melaporkan di buku berjudul mountain gorilla:[11] " Di lereng barat laut Visoke terdapat beberapa gerombol Pygeum africanum .... Buah dari pohon ini sangat disukai oleh gorila." Ahli Mamalia afrika timur menyebutkan bahwa keberadaan Pygeum merupakan salah satu indikasi keberadaan tupai Pegunungan Carruther yang sudah sangat langka," tipe hutan ini cenderung memiliki kanopi yang agak rusak dengan banyak pohon di tebas pendaki dan semak kusut yang padat."[12]
Sekarang dilindungi dalam appendiks II dari CITES[13] dan di Afrika selatan dibawah "National Forest Act (Act 84) of 1998".[14]

Referensi

  1. ↑ Hills, R.; Cheek, M. (2021). "Prunus africana". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T33631A2837924. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T33631A2837924.en. Diakses tanggal 13 Februari 2023.
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-03. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ↑ "Sorting Prunus Names". Multilingual Multiscript Plant Name Database. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 28, 2010. Diakses tanggal 3 November 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Hall, J.B.; Sinclair, Fergus L; O'Brien, Eileen M. (2000). Prunus Africana – A Monograph. Bangor: University of Wales. ISBN 1-84220-048-8.
  5. ↑ U. S. Department of Agriculture (USDA). "Prunus africana (Hook.f.) Kalkman". Germplasm Resources Information Network (GRIN) Taxonomy for Plants. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-10. Diakses tanggal 2015-09-06.
  6. ↑ U. S. Department of Agriculture (USDA). "Pygeum africanum Hook.f." Germplasm Resources Information Network (GRIN) Taxonomy for Plants. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-10. Diakses tanggal 2015-09-06.
  7. ↑ Dharani, Najma (2002). Field Guide to Common Trees and Shrubs of East Africa. New Holland. hlm. 150. ISBN 1-86872-640-1. Previewable Google Books.
  8. ↑ Cunningham, A.B.; Mbenkum, F.T. (Mei 1993). "Sustainability of harvesting Prunus africana bark in Cameroon: A medicinal plant in international trade" (PDF). People and Plants working papers. Division of Ecological Sciences, UNESCO. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2007-09-28. Diakses tanggal 2015-09-06.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ World Health Organization, Inc. NetLibrary (2002). WHO Monographs on Selected Medicinal Plants: Volume 2. Geneva: World Health Organization. hlm. 246. ISBN 92-4-154537-2. Previewable Google Books.
  10. ↑ Nonjinge, Siyabulela (Oktober 2006). "Prunus africana (Hook.f.) Kalkman". PlantZAfrica.com. South African National Biodiversity Institute. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-09-08. Diakses tanggal 2015-09-06.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Fossey, Dian (2000). Gorillas in the Mist. Houghton Mifflin Books. hlm. 146. ISBN 0-618-08360-X.
  12. ↑ Kingdon, Jonathan (1984). East African Mammals: an Atlas of Evolution in Africa: Volume IIB. Chicago: University of Chicago Press. hlm. 389. ISBN 0-226-43718-3.
  13. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-05-10. Diakses tanggal 2015-09-08.
  14. ↑ "Protected Trees" (PDF). Department of Water Affairs and Forestry, Republic of South Africa. 30 Juni 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-07-05. Diakses tanggal 2015-09-08.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Prunus africana.


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan