Kamis, 08 Oktober 2026
20:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Proyeksi ortografi

Proyeksi ortografi

Bagikan:
250px-Orthographic_projection_SW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah proyeksi ortografi belahan bumi dari 30°BB–150°BT

Proyeksi ortografi (disebut juga proyeksi ortogonal, dalam sejarah juga disebut analema[1]) adalah suatu metode menggambarkan objek-objek tiga dimensi dalam dua dimensi, yang melibatkan memproyeksikan "tampak" benda tersebut dari garis-garis yang tegak lurus dengan bidang gambar. Salah satu contohnya adalah tampak depan, tampak atas, dan tampak samping sebuah rumah.[2] Salah satu catatan tertua penggunaan metode ini berasal dari Ptolemaeus, walaupun kemungkinan besar telah ditemukan sebelum itu, dan kelak dikembangkan di Dunia Islam dalam prosedur menemukan arah kiblat.[3]

Istilah ortografis kadang-kadang dicadangkan khusus untuk penggambaran objek di mana sumbu utama atau bidang objek juga paralel dengan bidang proyeksi,[4] tetapi ini lebih dikenal sebagai proyeksi multiview. Selanjutnya, ketika bidang utama atau sumbu suatu objek dalam proyeksi ortografis tidak sejajar dengan bidang proyeksi, tetapi agak miring untuk mengungkapkan banyak sisi objek, proyeksi tersebut disebut proyeksi aksonometrik. Sub-jenis proyeksi multiview meliputi rencana, ketinggian, dan bagian. Sub-jenis proyeksi aksonometrik meliputi proyeksi isometrik, dimetrik, dan trimetrik.

Lensa yang menyediakan proyeksi ortografis dikenal sebagai lensa telecentric objek-ruang.

Referensi

  1. ↑ Sawyer, F., Of Analemmas, Mean Time and the Analemmatic Sundial
  2. ↑ "Orthographic projection". Encyclopædia Britannica. 2018.
  3. ↑ John North (15 Juli 2008). Cosmos: An Illustrated History of Astronomy and Cosmology. University of Chicago Press. hlm. 89. ISBN 978-0-226-59441-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Maynard, Patrick (2005). Drawing Distinctions: The Varieties of Graphic Expression (dalam bahasa Inggris). Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-7280-0.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan