Kamis, 29 Oktober 2026
11:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Proyek Transfer Air Selatan–Utara

Proyek Transfer Air Selatan–Utara

kanal di Republik Rakyat Tiongkok

Bagikan:
330px-Map_of_the_South%E2%80%93North_Water_Transfer_Project_in_China_%28de%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rute Proyek Transfer Air Selatan-Utara.

Proyek Transfer Air Selatan-Utara[1] (Hanzi sederhana:南水北调工程; Hanzi tradisional:南水北調工程; Pinyin:Nánshuǐ Běidiào Gōngchéng; harfiah: 'Proyek Pengalihan Air dari Selatan ke Utara') merupakan mega proyek infrastruktur multi-dekade di Tiongkok. Bertujuan untuk menyalurkan 44,8 miliar meter kubik air tawar setiap tahun[2] dari Sungai Yangtze di Tiongkok selatan ke utara yang lebih kering dan industri melalui tiga sistem kanal:[3]

Mao Zedong membahas ide untuk proyek rekayasa massal sebagai jawaban mengenai masalah air Tiongkok pada awal tahun 1952. Dia dilaporkan berkata, "Ada banyak air di selatan tetapi tidak ada banyak air di utara. Jika memungkinkan, meminjam air akan lebih baik".[5][6] Proyek ini diperkirakan menelan biaya paling tidak $ 62 miliar - dua kali lipat lebih dari biaya Bendungan Tiga Ngarai.[7] Pada 2014, lebih dari $ 79 miliar telah dihabiskan, menjadikannya sebagai salah satu proyek rekayasa yang paling ambisius dan mahal dalam sejarah manusia.[8]

South–North Water Transfer Project Central route starting point taocha in Xichuan
Rute Proyek Transfer Air Selatan-Utara, titik awal dimulai dari County Xichuan, Nanyang, Henan.

Referensi

  1. ↑ This is the English translation preferred by the official web site, http://www.nsbd.gov.cn/zx/english/ Diarsipkan 2013-06-25 di Wayback Machine
  2. ↑ "{title}" 南水北调工程. Xinhua Net (dalam bahasa Chinese). 2002-12-27. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-03-07. Diakses tanggal 9 Maret 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Wang, Yue (2014-02-20). "Chinese Minister Speaks Out Against South-North Water Diversion Project". Forbes Asia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-03-09. Diakses tanggal 9 Maret 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Jaffe, Aaron; Keith Schneider (1 Maret 2011). "A Dry and Anxious North Awaits China's Giant, Unproven Water Transport Scheme". Circle of Blue. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-03-07. Diakses tanggal 9 Maret 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Wong, Edward (2011-06-01), "Plan for China's Water Crisis Spurs Concern", The New York Times, diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-09-29, diakses tanggal 2017-02-23
  6. ↑ The quote is given as “南方水多,北方水少,如有可能,借一点也是可以的” in 作家作品:毛泽东与南水北调 Diarsipkan 2013-01-20 di Wayback Machine (Mao Zedong and the South-to-North Water Diversion Project), by Jin HUaichun (靳怀堾), at the project's official web site.
  7. ↑ South-to-North Water Diversion Project, China Diarsipkan 2007-07-12 di Wayback Machine, Water-Technology.net, September 2008. Also archived here
  8. ↑ Chang, Gordon G. (8 Januari 2014). "China's Water Crisis Made Worse by Policy Failures". World Affairs. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-23. Diakses tanggal 23 November 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan