Minggu, 01 November 2026
03:13 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Provinsi Shiribeshi

Provinsi Shiribeshi

Bagikan:
250px-Japan_prov_map_Shiribeshi.GIF?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Provinsi Shiribeshi pada tahun 1869.

Provinsi Shiribeshi (後志国, shiribeshi no kuni) adalah provinsi lama Jepang yang terletak di Hokkaido dengan wilayah yang sekarang menjadi subprefektur Shiribeshi (tapi tidak termasuk distrik Abuta) dan mencakup wilayah yang sekarang menjadi bagian utara subprefektur Hiyama.

Sejarah

  • 15 Agustus 1869: Provinsi Shiribeshi dibentuk dari 17 distrik.
  • Menurut sensus tahun 1872, penduduk provinsi Shiribeshi berjumlah 19.098 orang.
  • 1882: Provinsi Shiribeshi bergabung dengan prefektur Hokkaido.

Distrik

  • Kudō (久遠郡)
  • Okushiri (奥尻郡)
  • Futoru (太櫓郡), dibubarkan pada 1 April 1955 ketika wilayah Desa Futoru digabungkan dengan wilayah Kotapraja Tōsetana dari Distrik Setana untuk membentuk Kotapraja Kitahiyama
  • Setana (瀬棚郡)
  • Shimamaki (島牧郡)
  • Suttsu (寿都郡)
  • Utasutsu (太櫓郡), dibubarkan pada 15 Januari 1955 ketika wilayah Desa Utasutsu digabungkan ke dalam wilayah Kotapraja Suttsu, Distrik Suttsu; serta wilayah Desa Neppu digabungkan dengan wilayah Desa Kuromatsunai dan sebagian dari wilayah Desa Tarukishi yang ada di Distrik Suttsu untuk membentuk Desa Sanwa (sekarang Kotapraja Kuromatsunai)
  • Isoya (磯屋郡, kemudian berganti menjadi 磯谷郡)
  • Iwanai (岩内郡)
  • Furuu (古宇郡)
  • Shakotan (積丹郡)
  • Bikuni (美国郡), dibubarkan pada 30 September 1956 ketika wilayah Kotapraja Bikuni digabungkan ke dalam wilayah Kotapraja Shakotan, Distrik Shakotan
  • Furubira (古平郡)
  • Yoichi (余市郡)
  • Oshoro (忍路郡), dibubarkan pada 1 April 1958 ketika wilayah Desa Shioya digabungkan ke dalam wilayah Kota Otaru
  • Takashima (高島郡), dibubarkan pada 1 September 1940 ketika wilayah Kotapraja Takashima digabungkan ke dalam wilayah Otaru
  • Otaru (小樽郡), dibubarkan pada 1 September 1940 ketika wilayah Desa Asato digabungkan ke dalam wilayah Otaru


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan