Jumat, 02 Oktober 2026
21:30 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Proses spontan

Bagikan:

Pada ilmu temodinamika, proses spontan adalah proses yang bisa terjadi tanpa bantuan dari luar sistem.[1] Secara teknis, sistem akan mengalami pengurangan entropi karena melepaskan energi bebas yang akan menaikkan entropi di lingkungan atau di luar sistem hingga mencapai keseimbangan termodinamik.[2]

Tergantung proses yang terjadi, energi bebas memiliki cara penentuan yang berbeda. Energi bebas gibbs melihat perubahan energi yang terjadi bila suatu proses terjadi pada kondisi tekanan dan suhu yang konstan,[3] sedangkan Energi Bebas Helmholtz melihat transformasi energi bebas mencapai keseimbangan yang terjadi pada suhu dan volume yang konstan.[4]

Referensi

  1. ↑ Brown, Theodore L.; Jr, H. Eugene LeMay; Bursten, Bruce E.; Murphy, Catherine; Woodward, Patrick; Langford, Steven; Sagatys, Dalius; George, Adrian (2013). Chemistry: The Central Science (dalam bahasa Inggris). Pearson Higher Education AU. hlm. 527. ISBN 978-1-4425-5946-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Burdge, Julia (2014). Ebook: Chemistry (dalam bahasa Inggris). McGraw Hill. hlm. 838. ISBN 978-0-07-717190-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Feher, Joseph J. (2017). Quantitative Human Physiology: An Introduction (dalam bahasa Inggris). Academic Press. hlm. 89. ISBN 978-0-12-801154-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Smallman, R. E.; Ngan, A. H. W. (2011). Physical Metallurgy and Advanced Materials (dalam bahasa Inggris). Elsevier. hlm. 48. ISBN 978-0-08-055286-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan