Minggu, 04 Oktober 2026
03:03 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Proses Downs

Proses Downs

Metode elektrokimia

Bagikan:
330px-DownsCellSchematic.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Skema yang menggambarkan proses Downs.

Proses Downs adalah metode elektrokimia yang digunakan untuk menghasilkan natrium dan klorida. Dalam metode ini, natrium klorida (NaCl) cair dielektrolisasi dengan suhu sekitar 600 °C, dan kalsium klorida juga ditambahkan untuk mengurangi titik leburnya.[1] Metode ini pertama kali ditemukan oleh James Cloyd Downs dan lalu dipatenkan pada tahun 1924.

Metode yang sama juga dapat digunakan untuk menghasilkan magnesium dari magnesium klorida.

Reaksi kimia

Reaksi berikut terjadi di anode yang bermuatan positif:

2   C l − ⟶ 2   e − + C l 2 {\displaystyle \mathrm {2\ Cl^{-}\longrightarrow 2\ e^{-}+Cl_{2}} } {\displaystyle \mathrm {2\ Cl^{-}\longrightarrow 2\ e^{-}+Cl_{2}} }
Klorida mengalami oksidasi menjadi klor.

Reaksi berikut terjadi di katode yang bermuatan negatif:

2   N a + + 2   e − ⟶ 2   N a {\displaystyle \mathrm {2\ Na^{+}+2\ e^{-}\longrightarrow 2\ Na} } {\displaystyle \mathrm {2\ Na^{+}+2\ e^{-}\longrightarrow 2\ Na} }
Ion natrium mengalami reduksi menjadi unsur natrium.

Secara keseluruhan, reaksi redoksnya adalah:

2   N a C l ⟶ 2   N a + C l 2 {\displaystyle \mathrm {2\ NaCl\longrightarrow 2\ Na+Cl_{2}} } {\displaystyle \mathrm {2\ NaCl\longrightarrow 2\ Na+Cl_{2}} }

Secara teoretis, tegangan listrik yang diperlukan untuk reaksi dekomposisi natrium klorida pada suhu 600 °C adalah 3.424 V.[2]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ A. F. Holleman, E. Wiberg, N. Wiberg: Lehrbuch der Anorganischen Chemie. 91.–100., verbesserte und stark erweiterte Auflage. de Gruyter, Berlin 1985, ISBN 3-11-007511-3,S. 932–933.
  2. ↑ Walter J. Hamer, Marjorie S. Malmberg, Bernard Rubin (1956). "Theoretical Electromotive Forces for Cells Containing a Single Solid or Molten Chloride Electrolyte". Journal of The Electrochemical Society. 103 (1): 8–16. doi:10.1149/1.2430236.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan