Kamis, 29 Oktober 2026
13:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Why We Fight

Why We Fight

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang serial film dokumenter Perang Dunia II. Untuk kegunaan lain, lihat Why We Fight (disambiguasi).
Artikel ini bukan mengenai Why We Fight (film 2005).
Why We Fight
250px-Why_We_Fight_title.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Intertitle for the seven-film series
Sutradara
ProduserFrank Capra
Skenario
Narator
Penata musik
SinematograferRobert J. Flaherty
EditorWilliam Hornbeck
Perusahaan
produksi
Distributor
Durasi417 menit (7 film)
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
Transmitlies.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Prelude to War menggambarkan mesin propaganda Nazi.

Why We Fight (Kenapa Kita Bertarung) adalah sebuah serial dari tujuh film propaganda yang dipakai oleh pemerintah Amerika Serikat pada Perang Dunia II untuk membenarnya keterlibatan negara mereka dalam perang tersebut kepada para prajurit AS. Kemudian, karya tersebut juga ditampilkan ke masyarakat AS untuk mendorong mereka untuk mendukung keterlibatan AS dalam perang tersebut.

Kebanyakan film digarap oleh Frank Capra, yang terimpresi dan tertantang oleh film propaganda Leni Riefenstahl Triumph of the Will dan berkarya dalam tanggapan langsung terhadapnya. Serial tersebut menghadapi sebuah tantangan: membuat sebuah negara yang saat itu non-intervensionis menjadi terlibat dalam perang dan bersekutu dengan Uni Soviet, dan hal-hal lainnya. Dalam beberapa film, Capra dan sutradara lainnya mencantumkan rekaman propaganda Blok Poros dari dua puluh tahun yang lalu, dan dipakai ulang untuk mempromosikan sebab Sekutu.

Why We Fight utamanya disunting oleh William Hornbeck, meskipun beberapa bagian diberi adegan ulang "di bawah naungan Kementerian Perang" jika tak ada rekaman relevan yang tersedia. Bagian-bagian animasi dari film-film tersebut diproduksi oleh studio-studio Disney – dengan peta-peta animasi yang menampilkan kawasan yang diduduki Blok Poros dengan warna hitam.

Referensi

Catatan

Daftar pustaka

  • Biskupski, Mieczysław B (Januari 2010), Hollywood's war with Poland, 1939–1945, University Press of Kentucky, ISBN 978-0-8131-2559-6, diakses tanggal 4 Maret 2011{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link).
  • Capra, Frank (1971), The Name Above the Title: An Autobiography, New York: Macmillan, ISBN 0-306-80771-8.
  • Combs, James; Combs, Sara (1994), Film Propaganda and American Politics: An Analysis and Filmography, New York: Garland Publishing.
  • German, Kathleen (1990), "Frank Capra's Why We Fight Series and the American Audience", Western Journal of Speech Communication, 54: 237–48.
  • Koppes, Clayton; Black, Gregory (1987), Hollywood Goes to War: How Politics, Profits, and Propaganda Shaped World War II Movies, New York: The Free Press.
  • Rollins, Peter, "Frank Copra's Why We Fight Film Series and Our American Dream", Journal of American Culture, 19 (4): 81, 6.
  • Shindler, Colin (1979), Hollywood Goes to War: Films and American Society 1939–1952, Boston: Routledge and Kegan Paul.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Why We Fight.
Film fitur yang disutradarai
Serial Why We Fight
Karya lainnya
Hal terkait


  1. ↑ With additional animation contributed by Walt Disney Productions
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan