Selasa, 29 September 2026
04:25 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Prakṛti

Prakriti (Sanskerta: प्रकृति IAST: Prakṛti) adalah "bentuk atau kondisi asli maupun alami dari sesuatu, substansi asal atau utama".[1] Ia merupakan sebuah konsep kunci dalam Hindu, yang dirumuskan oleh aliran Samkhya, di mana istilah ini tidak hanya merujuk pada materi atau alam, melainkan juga mencakup seluruh aspek kognitif, moral, psikologis, emosional, sensoris, dan fisik dari realitas.[2] Prakriti memiliki tiga kualitas bawaan (guṇas), yang keseimbangannya menjadi dasar dari seluruh realitas empiris, yang termanifestasi dalam bentuk pancha bhutas (lima elemen dasar) – Akasha, Vayu, Agni, Jala, and Prithvi.[3][4] Prakriti berlawanan dengan Puruṣa, yang merupakan kesadaran murni dan kesadaran metafisik.[3] Istilah ini juga ditemukan dalam teks-teks agama India lainnya seperti Jainisme[5] dan Buddhisme.[6]

Referensi

  1. ↑ Monier-Williams, Monier (1899). A Sanskrit-English dictionary: with special reference to cognate Indo-European languages (dalam bahasa English). Ocford, England: Oxford. OCLC 704040338.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ Dan Lusthaus, Samkhya
  3. 1 2 James G. Lochtefeld (2001), The Illustrated Encyclopedia of Hinduism: A-M, Rosen Publishing, ISBN978-0823931798, Pages 224, 265, 520
  4. ↑ Prakriti: Indian philosophy, Encyclopædia Britannica
  5. ↑ J Jaini (1940). Outlines Of Jainism. Cambridge University Press. hlm. 32–33. GGKEY:B0FNE81JRLY.
  6. ↑ Paul Williams (2005). Buddhism: Yogācāra, the epistemological tradition and Tathāgatagarbha. Routledge. hlm. 20. ISBN 978-0-415-33231-6.

Sumber

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Prakṛti.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan