Rabu, 14 Oktober 2026
15:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir
Potret miniatur

Potret miniatur

Bagikan:
250px-Miniatures_NMW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Potret miniatur adalah lukisan potret berukuran kecil yang berkembang pada masa seni Renaisans,[1] biasanya dibuat menggunakan cat guas, cat air, atau enamel. Lukisan potret miniatur berkembang dari teknik pembuatan ilustrasi miniatur dalam manuskrip beriluminasi dan populer di kalangan elite pada abad ke-16, terutama di Inggris dan Prancis. Sejak pertengahan abad ke-18, seni ini menyebar ke berbagai wilayah Eropa dan tetap sangat populer hingga berkembangnya daguerreotipe dan fotografi pada pertengahan abad ke-19.[2]

Lukisan potret miniatur biasanya diberikan sebagai hadiah pribadi di antara anggota keluarga atau oleh laki-laki yang berharap menjalin hubungan romantis. Namun, sejumlah penguasa, seperti Raja James I dari Inggris, memberikan banyak lukisan semacam ini sebagai hadiah diplomatik atau politik.[3] Lukisan tersebut terutama dibuat ketika seorang anggota keluarga akan pergi dalam waktu lama, misalnya suami atau putra yang berangkat berperang atau beremigrasi, maupun putri yang akan menikah.

Para pelukis miniatur generasi awal menggunakan cat air untuk melukis di atas perkamen yang direntangkan atau, terutama di Inggris, pada kartu remi yang dipotong sesuai bentuk yang diinginkan. Teknik ini sering disebut limning (sebagaimana dijelaskan dalam risalah Nicholas Hilliard tentang seni limning yang ditulis sekitar tahun 1600) atau seni melukis dalam ukuran kecil.[4]

Pada paruh kedua abad ke-17, penggunaan enamel kaca yang dilukiskan di atas tembaga semakin populer, terutama di Prancis. Pada abad ke-18, lukisan miniatur dibuat menggunakan cat air di atas gading, yang pada masa itu telah menjadi bahan yang relatif murah.

Dengan ukuran sekecil 40 × 30 mm, lukisan potret miniatur sering ditempatkan di dalam liontin, bagian dalam penutup jam saku, atau perhiasan agar dapat dibawa oleh pemiliknya. Lukisan lainnya dipasang dalam bingkai berkaki penyangga, digantung di dinding, atau ditempatkan pada bagian dalam tutup kotak tembakau.[5]

Referensi

  1. ↑ "Miniature - A miniature is a small painting, usually a portrait". www.tate.org.uk.
  2. ↑ Coombs, Katherine (1998). The portrait miniature in England. London: V & A Publications. ISBN 1-85177-206-5. OCLC 39803970.
  3. ↑ Ungerer, Gustav (1998). Juan Pantoja de la Cruz and the Circulation of Gifts Between the English and Spanish Courts in 1604/5. Sociedad Hispano-Portuguesa de Estudios Renacentistas Ingleses= Sociedade Hispano-Portuguesa de Estudos Renascentistas Ingleses = Spanish and Portuguese Society for English Renaissance Studies. OCLC 800674221.
  4. ↑ Fumerton, Patricia (1986). ""Secret" Arts: Elizabethan Miniatures and Sonnets". Representations (15): 57–97. doi:10.2307/2928392. ISSN 0734-6018. JSTOR 2928392.
  5. ↑ MacLeod, Catharine (2019). Elizabethan treasures : miniatures by Hilliard and Oliver. MacGibbon, Rab. London: National Portrait Gallery. ISBN 978-1-85514-702-7. OCLC 1048934990.
Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan