Minggu, 25 Oktober 2026
15:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Posisi asali

Posisi asali

Bagikan:
250px-Original_Position.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi percobaan pikiran posisi asali. Warga negara diminta membuat keputusan dari posisi asali yang setara (di sebelah kiri) di balik "selubung ketidaktahuan" (dinding di tengah), tanpa mengetahui gender, ras, kemampuan, kekayaan dan posisi mereka di masyarakat yang akan menjadi subjek kebijakan tersebut (sebelah kanan). Rawls berargumen bahwa situasi seperti ini akan mendorong mereka untuk mengambil keputusan yang "adil".

Posisi asali (bahasa Inggris:original position), juga disebut selubung ketidaktahuan (bahasa Inggris:veil of ignorance), adalah percobaan pikiran untuk menentukan asas-asas mana yang perlu menjadi landasan dari suatu masyarakat. Istilah "posisi asali" dan "selubung ketidaktahuan" dicetuskan oleh filsuf Amerika Serikat John Rawls,[1] tetapi percobaan pikirannya sendiri dikembangkan oleh William Vickrey[2] dan John Harsanyi.[3][4]

Dalam percobaan pikiran ini, seseorang diminta mempertimbangkan asas-asas mana yang akan dipilih sebagai landasan dari suatu masyarakat hipotetis, tetapi dengan catatan bahwa orang tersebut tidak akan tahu dari awal seperti apa karakteristik mereka di masyarakat tersebut. Pilihan ini dibuat di balik "selubung ketidaktahuan", sehingga orang tersebut tidak tahu apa etnis, status sosial, gender, dan (yang paling penting menurut Rawls) seperti apa gagasan yang akan dianut mengenai kehidupan yang baik. Hal ini diyakini akan mendorong peserta percobaan pikiran ini untuk memilih asas-asas tersebut secara adil dan rasional.[5]

Referensi

  1. ↑ John Rawls, Justice as Fairness: A Restatement, Cambridge, Massachusetts: Belknap Press, 2001.
  2. ↑ Vickery, William (1945). "Measuring Marginal Utility by Reactions to Risk". Econometrica. 13 (4): 319–333. doi:10.2307/1906925. JSTOR 1906925.
  3. ↑ Harsanyi, J. C. (1953). "Cardinal Utility in Welfare Economics and in the Theory of Risk-taking". Journal of Political Economy. 61 (5): 434–435. doi:10.1086/257416. JSTOR 1827289. S2CID 222439814.
  4. ↑ Feiwel, George, ed. (1987). Arrow and the Foundations of the Theory of Economic Policy. hlm. 92. ISBN 9781349073573. ...the fictitious notion of 'original position' [was] developed by Vickery (1945), Harsanyi (1955), and Rawls (1971).
  5. ↑ "Veil of Ignorance". Ethics Unwrapped (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-05-27.


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan