Sabtu, 24 Oktober 2026
05:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Poppy (satelit)

Poppy (satelit)

Bagikan:
250px-Poppy_%28Type_2%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satelit Poppy 2

Satelit-satelit dengan nama kode Poppy adalah rangkaian satelit mata-mata milik Amerika Serikat yang dioperasikan oleh National Reconnaissance Office (Badan Pengintaian Nasional). Satelit-satelit ini mendeteksi dan merekam data intelijen elektronik, terutama instalasi radar di Uni Soviet serta kapal-kapal Soviet yang berlayar di laut.[1] Satelit-satelit Poppy diluncurkan dari 1962 (Poppy 1) hingga 1971 (Poppy 7), dan keberadaannya dirahasiakan hingga 2005. Satelit ini, seperti banyak sistem intelijen sinyal AS lainnya, menggunakan prinsip multilaterasi untuk mendeteksi lokasi objek yang diintai.[1]

Referensi

  1. 1 2 "NRO review and redaction guide (2006 ed.)" (PDF). National Reconnaissance Office.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Poppy (satellite).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan