Selasa, 27 Oktober 2026
20:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Polypodium hydriforme

Polypodium hydriforme

Bagikan:
Polypodium hydriforme
250px-Polypodium_hydriforme_C.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua spesimen polypodium yang tidak sedang didalam inang
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Polypodiozoa
Raikova, 1988
Ordo: Polypodiidea
Poche, 1914
Famili: Polypodiidae
Poche, 1914
Genus: Polypodium
Ussov, 1885
Spesies:
P. hydriforme
Nama binomial
Polypodium hydriforme
(Ussov, 1885)[1]

Polypodium adalah sebuah genus cnidaria air tawar yang merupakan parasit yang menyerang telur-telur setur dan ikan-ikan yang berkerabat dekat dengannya (Acipenseridae dan Polyodontidae).[2] Genus ini menjadi salah satu dari segelintir hewan yang hidup didalam sel hewan lainnya.

Polypodium hydriforme adalah satu-satunya spesies pada genus monotipik ini. Famili (Polypodiidae), ordo (Polypodiidea) dan kelas induknya (Polypodiozoa) juga monotipik.

Referensi

  1. ↑ Ussov, M.M. (1885). "Polypodium hydriforme – новая форма пресноводных кишечнополостных" [Polypodium hydriforme – a new form of the freshwater coelenterates]. Trudy Kazanskogo Obshestva Estestvoispytatelei (dalam bahasa Russian). 14: 1–24.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ Evans N. M.; Lindner A.; Raikova E. V.; Collins A. G.; Cartwright P. (2008). "Phylogenetic placement of the enigmatic parasite, Polypodium hydriforme, within the Phylum Cnidaria". BMC Evolutionary Biology. 8: 139. doi:10.1186/1471-2148-8-139. PMC 2396633. PMID 18471296.
Polypodium hydriforme
Polypodium
Polypodiidae
Polypodiozoa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan