Rabu, 21 Oktober 2026
14:12 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Politeisme Kelt

Politeisme Kelt

Bagikan:
250px-Hope-coventina01a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi tiga dewi Kelt.

Politeisme Kelt atau paganisme Kelt,[1][2][3] adalah kepercayaan yang dianut oleh orang-orang Kelt di Eropa Barat pada Zaman Besi dari tahun 500 SM hingga 500 M.

Politeisme Kelt merupakan salah satu kepercayaan politeistik Zaman Besi dalam agama Indo-Eropa. Istilah ini mencakup berbagai jenis kepercayaan yang berbeda-beda di setiap wilayah pada masa tertentu, tetapi "dari keanekaragaman ini dapat ditemukan kemiripan struktural",[4] sehingga terdapat "homogenitas keagamaan dasar" di antara orang-orang Kelt.[5]

Orang-orang Kelt memiliki berbagai macam dewa dan dewi, termasuk dewa-dewi dari Yunani-Romawi. Beberapa dewa yang paling dikenal adalah Teutatis, Taranis dan Lugus. Salah satu bagian dari agama Kelt yang dicatat oleh bangsa Romawi adalah praktik pengorbanan manusia.[6] Catatan sejarah Yunani dan Romawi juga menunjukkan bahwa terdapat ahli sihir-agama yang dikenal dengan nama "druid" di Galia, Britania dan Irlandia, walaupun tidak banyak informasi mengenai mereka.[7]

Setelah bangsa Romawi menaklukkan Galia (58–51 SM) dan Britania Selatan (43 M), agama Kelt mulai dipengaruhi oleh agama Romawi, sehingga menghasilkan budaya sinkretik Galia Romawi dengan tradisi keagamaan dan dewa-dewinya sendiri, seperti Cernunnos, Artio dan Telesphorus.

Pada akhir abad ke-5 dan ke-6, agama Kelt mulai digantikan oleh Kekristenan, tetapi kepercayaan politeisme Kelt masih memengaruhi mitologi negara-negara Kelt pada masa berikutnya dan juga menjadi dasar neopaganisme Kelt pada abad ke-20.

Catatan kaki

  1. ↑ Ross, Anne (1974). Pagan Celtic Britain: Studies in Iconography and Tradition. London: Sphere Books Ltd.
  2. ↑ Hutton, Ronald (1991). The Pagan Religions of the Ancient British Isles: Their Nature and Legacy. Oxford, UK and Cambridge, USA: Blackwell.
  3. ↑ Jones, Prudence and Pennick, Nigel (1995). A History of Pagan Europe. Routledge.
  4. ↑ Cunliffe, Barry (1997). The Ancient Celts. Oxford and New York: Oxford University Press. hlm. 184.
  5. ↑ Ross, Anne (1986). The Pagan Celts. London: B.T. Batsford. hlm. 103.
  6. ↑ Jeremiah R. Dandoy, Page Selinsky, and Mary M. Voigt, "Celtic Sacrifice"; Archaeology,Volume 55 Number 1, January/February 2002. https://archive.archaeology.org/0201/etc/celtic.html
  7. ↑ Hutton, Ronald (2009). Blood and Mistletoe: The History of the Druids in Britain. Yale University Press. hlm. 17.
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama atau kepercayaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan