Rabu, 23 September 2026
18:40 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Politbiro

Politbiro

250px-Execute_346_Politburo_passes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Politbiro merupakan badan pengambil keputusan utama dalam Partai Komunis Uni Soviet yang menangani berbagai kebijakan negara dan partai. Berkas ini menampilkan resolusi Politbiro Soviet yang menyetujui eksekusi terhadap 346 orang yang dituduh melakukan kegiatan kontra-revolusioner dan spionase. Dokumen ini dibuat oleh Politburo of the Central Committee of the All-Union Communist Party (Bolsheviks).

Politbiro atau biro politik adalah organ politik tertinggi komite pusat terutama partai komunis. Organisasi seperti ini terdapat di sebagian besar negara komunis yang pernah ada dan yang sudah ada. Kelompok Hamas juga menggunakan sistem politbiro seperti ini.

Istilah politbiro berasal dari bahasa Rusia politbyuro (политбюро), yang merupakan singkatan dari politicheskoye byuro (политическое бюро, "biro politik"). Istilah politburo kemudian digunakan di berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris.

Nama

Istilah politbiro dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Rusia politbyuro (политбюро), yang merupakan singkatan dari politicheskoe byuro (политическое бюро 'biro politik'). Istilah Spanyol Politburó dipinjamkan langsung dari bahasa Rusia, begitu pula dengan Politbiro Jerman. Bahasa Cina menggunakan calque (Cina: 政治局; pinyin: Zhèngzhìjú), yang merupakan asal mula istilah Vietnam (Bộ Chính trị 部政治), dan Korea (정치국, 政治局 Jeongchiguk).

Sejarah

Politbiro pertama dibentuk di Rusia oleh Partai Bolshevik pada tahun 1917 selama Revolusi Rusia yang terjadi pada tahun tersebut. Politbiro pertama mempunyai tujuh anggota: Vladimir Lenin, Grigory Zinoviev, Lev Kamenev, Leon Trotsky, Joseph Stalin, Grigori Sokolnikov, dan Andrei Bubnov.

Selama abad ke-20, politbiro didirikan di sebagian besar negara komunis. Mereka termasuk politbiro Uni Soviet, Jerman Timur, Afghanistan, dan Cekoslowakia. Saat ini, ada lima negara yang memiliki sistem politbiro: Tiongkok, Korea Utara, Laos, Vietnam, dan Kuba.

Politbiro di negara Marxis-Leninis

Di negara-negara Marxis-Leninis, partai dianggap sebagai "pelopor revolusioner" dan karenanya biasanya memiliki kuasa untuk mengendalikan negara. Para pejabat partai di dalam politbiro biasanya memiliki kekuasaan yang sangat besar, walau mereka tidak merangkap sebagai pejabat pemerintah.

Di bekas Uni Soviet, misalnya, Sekretaris Jenderal Partai Komunis tidak harus memiliki jabatan kenegaraan seperti presiden atau perdana menteri untuk mengendalikan secara efektif sistem pemerintahannya. Sebaliknya, para anggota partai bertanggung jawab atau yang diatur oleh partai menduduki jabatan-jabatan ini, sering kali sebagai jabatan kehormatan yang diberikan sebagai penghargaan atas pengabdian mereka yang lama kepada partai.

Selain itu, seseorang yang telah lama menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dapat pula memegang jabatan kenegaraan. Misalnya, Mikhail Gorbachev mulanya tidak memegang jabatan presiden Uni Soviet; sebaliknya, jabatan itu diberikan kepadanya sebagai penghormatan bekas menteri luar negeri Soviet Andrei Gromyko. Joseph Stalin memerintah Uni Soviet selama lebih dari satu dasawarsa dan baru kemudian memegang jabatan pemerintahan sebagai Perdana Menteri Uni Soviet selama Perang Dunia II.

Partai Trotskis

Di partai-partai Trotskis, Politbiro adalah biro Komite Sentral yang bertugas mengambil keputusan politik sehari-hari, yang nantinya harus diratifikasi oleh Komite Sentral. Anggotanya dipilih oleh Komite Sentral yang mengangkatnya. Jabatan Sekretaris Jenderal tidak terlalu berpengaruh dalam model ini. Lihat misalnya Partai Lanka Sama Samaja.

Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan