Kamis, 24 September 2026
00:07 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Polenta

Polenta

makanan khas di Italia

Polenta
250px-Cotechino-Servito-Polenta-Lenticchie.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polenta (tengah) disajikan dengan kacang lentil dan cotechino
JenisSejenis bubur
Tempat asalItalia Utara dan Tengah[1]
Bahan utamaTepung jagung kuning atau putih, cairan (air, kaldu)

Polenta (pelafalan dalam bahasa Italia:[poˈlɛnta][2][3]) adalah hidangan tepung jagung rebus dari kawasan Italia Utara dan Tengah, dan juga dapat ditemukan di wilayah Savoie, Swiss dan Rumania. Makanan ini dapat disajikan sebagai "bubur" panas atau dibiarkan mendingin dan mengeras dan kemudian dapat dipanggang, digoreng atau dibakar.

Polenta membutuhkan waktu yang lama untuk dimasak, yaitu sekitar 45 menit dan harus terus menerus diaduk. Beberapa teknik alternatif telah digunakan untuk mempercepat prosesnya atau membuatnya tidak harus terus menerus diawasai. Polenta yang dimasak dengan cepat hanya memakan waktu beberapa menit, tetapi polenta jenis ini dianggap lebih rendah kualitasnya dan lebih baik dimakan setelah dipanggang atau digoreng.[4]

Catatan kaki

  1. Righi Parenti, Giovanni (2003) [1995]. "Pisa, Lucca, Livorno". La cucina toscana [Tuscan cuisine] (dalam bahasa Italian). Rome: Newton & Compton. hlm. 384. ISBN 88-541-0141-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. Migliorini, Bruno; Tagliavini, Carlo; Fiorelli, Piero. Tommaso Francesco Borri (ed.). "Dizionario italiano multimediale e multilingue d'ortografia e di pronunzia". dizionario.rai.it. Rai Eri. Diakses tanggal 12 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Canepari, Luciano. "Dizionario di pronuncia italiana online". dipionline.it. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-09. Diakses tanggal 12 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Polenta – How to Cook Polenta". mangiabenepasta.com. Diakses tanggal 28 September 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan