Senin, 02 November 2026
09:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pneumatisitas rangka

Pneumatisitas rangka

Bagikan:
250px-Paranasal_sinuses_numbers.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinus paranasal, sebuah contoh dari pneumatisitas, dalam kasus ini, di tengkorak manusia

Pneumatisitas adalah keberadaan rongga udara dalam tulang. Ini umumnya dihasilkan saat pengembangan lewat ekskavasi tulang melalui divertikula pneumatik dari rongga terisi udara, seperti paru-paru atau rongga hidup. Pneumatisasi sangat beragam antar individual, dan tulang-tulang yang tak secara normal terpneumatisasi dapat menjadi terpneumatisasi pada pengembangan patologi.

Pneumatisitas pascakranial

Pneumatisitas pasca-kranial banyak ditemukan dalam kelompok archosaurus tertentu, yakni dinosaurus, pterosaurus, dan burung. Pneumatisasi vertebral merebak di kalangan dinosaurus saurischia, dan beberapa theropoda banyak memiliki pneumatisasi, contohnya Aerosteon riocoloradensis memiliki pneumatisasi pada ilium, furcula, dan gastralia.[1]

Referensi

  1. ↑ Sereno, PC; Martinez, RN; Wilson, JA; Varricchio, DJ; Alcober, OA; Larsson, HC (30 September 2008). "Evidence for avian intrathoracic air sacs in a new predatory dinosaur from Argentina". PLOS One. 3 (9): e3303. doi:10.1371/journal.pone.0003303. PMC 2553519. PMID 18825273.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan