Rabu, 07 Oktober 2026
20:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Plasmasfer

Plasmasfer

Bagikan:
Plasmasfer
250px-Earth_plasmasphere.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penemuan
Ditemukan olehIlmuwan NASA dan Soviet (ditemukan pada 1960-an)

Plasmasfer adalah wilayah dalam magnetosfer Bumi yang dipenuhi oleh plasma dingin dan padat yang berasal dari ionosfer. Plasmasfer berada di sekitar khatulistiwa geomagnetik dan mengikuti rotasi Bumi. Wilayah ini biasanya membentang dari sekitar 1,5 hingga 6 kali radius Bumi dan berbentuk torus (donat) yang melingkari planet.[1]

Struktur dan komposisi

Plasmasfer terdiri dari plasma berenergi rendah dengan kepadatan tinggi, terutama terdiri atas:

Kepadatan partikel di plasmasfer menurun secara eksponensial seiring bertambahnya jarak dari Bumi. Batas luar plasmasfer disebut plasmapause, yang merupakan daerah transisi dengan perubahan mendadak dalam kepadatan plasma.[2]

Pembentukan dan dinamika

Plasmasfer terbentuk dari partikel bermuatan yang naik dari ionosfer Bumi dan terperangkap oleh medan magnet. Plasma tersebut ikut berotasi bersama Bumi. Namun, selama badai geomagnetik, plasmasfer dapat terdistorsi atau terkelupas akibat gangguan medan magnet, menghasilkan ekor plasmasfer.[3]

Peran ilmiah

Plasmasfer memiliki pengaruh penting terhadap propagasi gelombang elektromagnetik, seperti gelombang radio dan whistler-mode waves, serta terhadap interaksi antara partikel bermuatan dan sabuk radiasi Van Allen. Pemahaman tentang plasmasfer membantu ilmuwan memahami cuaca antariksa dan dampaknya terhadap satelit.

Penemuan dan observasi

Plasmasfer pertama kali diidentifikasi pada 1960-an melalui pengamatan gelombang radio dari petir yang merambat di magnetosfer (whistler). Observasi modern dilakukan menggunakan satelit seperti:

Galeri

  • Plasmasfer (biru) berdasarkan pengamatan IMAGE
    Plasmasfer (biru) berdasarkan pengamatan IMAGE
  • Gambar ini diambil dari animasi komputer yang menggambarkan perisai badai antariksa Bumi
    Gambar ini diambil dari animasi komputer yang menggambarkan perisai badai antariksa Bumi

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "What is the plasmasphere?". NASA. NASA. Diakses tanggal 9 Juli 2025.
  2. ↑ Carpenter, D. L. (1966). "Whistler studies of the plasmapause in the magnetosphere: 1. Temporal variations in the position of the knee and some evidence on plasma motions near the knee". Journal of Geophysical Research. 71 (3): 693–709. doi:10.1029/JZ071i003p00693.
  3. ↑ Goldstein, J. (2006). "Plasmasphere response: Tutorial and review of recent imaging results". Space Science Reviews. 124: 203–216. doi:10.1007/s11214-006-9105-y.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan