Kamis, 29 Oktober 2026
05:59 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pietro Mascagni

Pietro Mascagni

Bagikan:
250px-Pietro_Mascagni_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pietro Mascagni, tahun 1903

Pietro Mascagni (17 Desember 1863 – 2 Agustus 1945) adalah seorang komponis Italia. Mascagni menggubah lima belas opera, sebuah operetta, beberapa karya untuk orkestra dan vokal, serta karya untuk piano. Karyanya yang paling terkenal adalah opera Cavalleria Rusticana (terjemahan harfiah: "Kekesatriaan yang Berkarat"), yang kini termasuk salah satu repertoar opera yang sering dimainkan.

Cavalleria Rusticana digubah Mascagni pada tahun 1890 pada keikutsertaannya dalam lomba menggubah opera yang diadakan penerbit musik Sonzogno di Italia. Libretto (naskah) opera ini didasarkan pada cerita pendek karangan penulis terkenal dari Sisilia, Giovanni Verga, mengisahkan seorang pemuda dari Sisilia bernama Turiddu yang tidak setia kepada tunangannya, Santuzza, karena Turiddu mencintai mantan kekasihnya, Lola, yang telah menikah. Setelah Santuzza mengetahui ketidaksetiaan Turiddu kepadanya, ia melaporkannya ke suami Lola, Alfio, yang lalu menantang duel dengan Turiddu dan akhirnya membunuhnya.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pietro Mascagni.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi musisi atau pemusik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan