Sabtu, 24 Oktober 2026
11:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pied-Noir

Pied-Noir

Orang Prancis yang lahir di Aljazair Kolonial, dan keturunannya

Bagikan:
Pied-Noir
120px-Louis_Franchet_D%27Esperey.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-AlainChabat2006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Albert_Camus%2C_gagnant_de_prix_Nobel%2C_portrait_en_buste%2C_pos%C3%A9_au_bureau%2C_faisant_face_%C3%A0_gauche%2C_cigarette_de_tabagisme.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jumlah populasi
1 juta+ (1960-an) 10% dari total popoulasi Aljazair
Daerah dengan populasi signifikan
Oran, Constantine
Bahasa
Prancis
Agama
Kebanyakan Katolikisme, minoritas Judaisme, Protestantisme atau tanpa agama
250px-NOTRE_DAME_D%27AFRIQUE.ALGER.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Notre Dame d'Afrique, gereja yang dibangun Pieds-Noir Prancis di Aljazair

Pied-Noir ("Kaki Hitam"), jamak Pieds-Noirs, diucapkan /pje.nwaʁ/, merupakan sebuah sebutan Prancis yang digunakan untuk merujuk pengkoloni Prancis putih yang tinggal di Aljazair sebelum kemerdekaan Aljazair. Sebutan ini meluas setelah diketahui bahwa para pengkoloni berkulit putih, tetapi karena kaki mereka telah menyentuh tanah Afrika mereka dikatakan memiliki "kaki hitam."[1] Asal nama lainnya adalah fakta bahwa orang Eropa memakai sepatu hitam, sementara warga lokal tidak.

Pied-Noir terkenal

Lihat pula

Catatan kaki

Ikon rintisan

Artikel bertopik Afrika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan