Kamis, 24 September 2026
08:08 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Phragmites

Phragmites

genus tumbuh-tumbuhan

Genus rumput-rumputan yang biasa dikenal sebagai buluhTemplat:SHORTDESC:Genus rumput-rumputan yang biasa dikenal sebagai buluh
Artikel ini berisi tentang buluh biasa. Untuk tanaman lain yang disebut buluh, lihat Rumput buluh.
Phragmites Suntingan nilai di Wikidata
Periode Campanian–Recent [1]
250px-Phragmites_australis_Schilfrohr.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala benih Phragmites australis di musim dingin
Taksonomi
KerajaanPlantae
OrdoPoales
FamiliPoaceae
SubfamiliArundinoideae
GenusPhragmites Suntingan nilai di Wikidata
Adans., 1763
Tata nama
Sinonim takson
Gender of a scientific name of a genus (en) Terjemahkanmaskulin Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Phragmites (/fræɡˈmtz/) adalah genus yang terdiri dari empat spesies tanaman menahun rumput buluh besar yang ditemukan di lahan basah di seluruh wilayah beriklim sedang dan tropika di dunia.

Taksonomi

Daftar Periksa Dunia Famili Tanaman Terpilih, yang dikelola oleh Kew Garden di London, menerima empat spesies berikut:[3][2]

250px-Warming-Skudbygning-Fig10-Phragmites-australis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga bibit Phragmites australis: A.) sangat muda, B.) juvenil, C.) tertua (3–4 bulan). Angka Romawi menunjukkan generasi tunas yang berbeda. Sc=scutellum.
(Dari Om Skudbygning, Overvintring og Foryngelse karya Eugen Warming, 1884)

Satwa liar di hamparan buluh

Tegakan "Phragmites" dapat menyediakan sumber makanan dan tempat berlindung bagi sejumlah burung, serangga, dan hewan lainnya. Manfaat habitat sering kali optimal ketika tegakan lebih tipis, dan pengelolaan tegakan dapat mendorong manfaat habitat yang lebih sesuai.[4] Beberapa bukti menunjukkan bahwa rotasi pengelolaan jangka pendek 1–2 tahun dapat memaksimalkan jumlah burung dan invertebrata.[5]

Deskripsi

250px-Phragmites_australis_%C3%9Apor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Phragmites australis tumbuh di lahan basah Úpor

[6] Tumbuhan ini memiliki batang tegak, keras, dan berongga dengan tinggi dapat mencapai 2–6 meter. Daunnya panjang, pipih, dan tajam di tepinya. Bunga berbentuk malai besar berwarna ungu keperakan dan muncul saat akhir musim panas. Sistem perakarannya berupa rizoma yang menyebar luas di bawah tanah, memungkinkan penyebaran vegetatif yang agresif.

Spesies

Beberapa spesies dalam genus ini antara lain:

  • Phragmites australis – tersebar luas di seluruh dunia
  • Phragmites karka – umum di Asia Tropis dan Kepulauan Pasifik
  • Phragmites japonicus – tumbuh di Asia Timur
  • Phragmites mauritianus – ditemukan di Afrika Sub-Sahara

[7]

Persebaran dan Habitat

Phragmites dapat ditemukan di hampir semua benua kecuali Antarktika. Tanaman ini umum tumbuh di daerah tropis hingga beriklim sedang. Karena sifat invasifnya, di beberapa wilayah seperti Amerika Utara, populasi non-asli dari Phragmites australis dianggap sebagai spesies pengganggu ekosistem asli.

Manfaat

Phragmites telah dimanfaatkan oleh manusia selama ribuan tahun:

  • Bahan atap dan dinding rumah tradisional (terutama di Eropa dan Asia)
  • Penahan erosi dan penjernih air dalam sistem lahan basah
  • Habitat penting bagi burung air dan spesies akuatik
  • Sumber biomassa dan bahan bioenergi
  • Bahan fitoremediasi untuk mengolah limbah cair

Pengaruh Ekologi dan Pengendalian

Populasi Phragmites yang tidak terkendali dapat menekan spesies asli dan mengubah struktur habitat alami. Pengendalian dilakukan melalui:

  • Pembakaran atau pemotongan teratur
  • Aplikasi herbisida ramah lingkungan
  • Pengelolaan air dan tekanan habitat

[8]

Lihat pula

Referensi

  1. Berry, E. W. (1914). "The Upper Cretaceous and Eocene floras of South Carolina and Georgia". U.S. Geological Survey Professional Paper. 84: 11. Bibcode:1914usgs.rept...11B. doi:10.3133/pp84.
  2. 1 2 "Phragmites Adans". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 18 April 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Kiviat, E. (2013). "Ecosystem services of Phragmites in North America with emphasis on habitat functions". AoB Plants. 5: plt008. doi:10.1093/aobpla/plt008. PMC 4104640.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  4. Valkama, Elena; Lyytinen, Sami; Koricheva, Julia (2008-02-01). "The impact of reed management on wildlife: A meta-analytical review of European studies". Biological Conservation (dalam bahasa Inggris). 141 (2): 364–374. Bibcode:2008BCons.141..364V. doi:10.1016/j.biocon.2007.11.006. ISSN 0006-3207.
  5. Royal Botanic Gardens, Kew. (2024). "Phragmites Adans." *Plants of the World Online*. Diakses 8 Juli 2025 dari https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:327938-2
  6. Global Invasive Species Database. (2022). "Phragmites australis". Diakses dari https://www.iucngisd.org/gisd/species.php?sc=72
  7. U.S. Geological Survey. (2023). "Non-native Phragmites Management". https://www.usgs.gov/centers/er-wetland-and-aquatic-research-center/science/phragmites-control

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan