Senin, 05 Oktober 2026
21:16 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan

Falangites

Bagikan:

Falangites atau Phalangites adalah prajruit infantri yang bertempur dalam formasi phalanx di Yunani kuno, khusunya pada periode Helenistik. Phalangites membawa senjata berupa tombak yang sangat panjang yang disebut sarissa. Unit phalangites dan gaya bertempur mereka pertama kali dikembangkan oleh Philippos dari Makedonia dan disempurnakan oleh Aleksander Agung. Dibawah komando kedua orang itu, phalangite mampu mengalahkan hoplites, unit infantri yang banyak dipakai oleh negara kota di Yunani. Phalangites digunakan terutama oleh pasukan Makedonia dan pasukan Helenistik.

Dengan tombak mereka yang sangat panjang, phalangites memliki keuntungan ketika berhadapan dengan pasukan lain yang juga membawa tombak. Di bawah Aleksander Agung, sarissa mereka dapat mencapai panjang sekitar 18 kaki (5,5 m). Mereka juga memabwa perisai dengan diameter sekitar 2 kaki (60 cm) dan mengenakan pelindung dada serta helm untuk perlindungan. Sebagai senjata cadangan, mereka membawa pedang pendek, tetapi karena panjangnya hanya sekitar 10 inci (25 cm), pendek ini jarang digunakan. Phalangites hampir tak mungkin ditembus dari arah depan tetapi sangat rapuh jika diserang dari samping atau belakang karena mereka tidak dapat melakukan perubahan arah serangan dengan cepat akibat tombak panjang yang mereka pegang.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan