Minggu, 27 September 2026
15:52 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Pewarta Deli

Pewarta Deli

surat kabar Hindia Belanda

250px-Pewarta_Deli_front_page_8_August_1917.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman utama Pewarta Deli pada 8 Agustus 1917

Pewarta Deli merupakan surat kabar yang terbit pertama kali pada Januari 1910 di Medan. Surat kabar ini merupakan buah gagasan Radja Endar Moeda yang dijuluki sebagai raja persuratkabaran Sumatra, yang sekaligus menjadi pemimpin redaksinya.[1]

Koran ini dicetak oleh Sjarikat Tapanoeli di Medan, yang dimiliki oleh saudagar peranakan Tionghoa. Saham koran ini dikuasai pebisnis ulung di luar daerah Deli, yaitu orang Mandailing dan Angkola Sipirok.[1]

Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan: 1907-2007, Pewarta Deli hadir sebagai surat kabar yang punya tawaran terhadap sistem yang sedang berlaku di Deli maupun di seluruh Hindia Belanda. Koran ini merupakan koran antikolonial, tetapi sanggup bertahan dalam sistem yang sangat kolonialistik.[1]

Koran ini membuka diri terhadap segala macam paham, mulai dari nasionalisme, komunisme, maupun agama. Koran ini menjadi tempat curahan keluh-kesah rakyat, yang mendapat sokongan dari para jurnalis yang telah putus urat takutnya.[1]

Koran ini melahirkan banyak sekali jurnalis dari Sumatra. Dari Pewarta Deli kemudian menyebar tokoh-tokoh pers yang mendirikan beragam institusi pemberitaan.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Seabad Pers kebangsaan, 1907–2007 (Edisi Cet. 1). Jakarta: I:Boekoe. 2007. hlm. 60–62. ISBN 978-979-1436-02-1. OCLC 289071007.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan