Selasa, 20 Oktober 2026
04:50 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Petronila

Petronila

Orang Suci/ Santa Gereja Katolik Roma

Bagikan:
Saint Petronila
250px-Petronilla_bnfms.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Santa Petronila dan Orang Sakit. Manuskrip Prancis abad ke-14.
Meninggalabad ke-1; diyakini abad ke-3
Dihormati diGereja Katolik Roma
Pesta31 Mei

Santa Petronila (Aurelia Petronila[1]) adalah seorang orang kudus gereja perdana. Ia dimuliakan sebagai martir perawan oleh Gereja Katolik. Ia wafat di Roma pada akhir abad ke-1, atau mungkin pada abad ke-3.

Identitas

Petronila secara tradisional diidentifikasikan sebagai putri Santo Petrus, meskipun ini mungkin karena kemiripan nama. Ia diyakini merupakan orang bertobat dari seorang orang kudus (dan sehingga disebut "putri spiritual"), atau seorang pengikut atau pelayan .[2]

Catatan

  1. ↑ ragam namanya meluputi Pernelle; Peroline; Perrenotte; Perrette; Perrine; Perronelle; Petronella; Peyronne; Peyronnelle; Pierrette; Pérette; Périne; Pétronille
  2. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal Desember 18, 2006. Diakses tanggal November 3, 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan