Senin, 28 September 2026
10:29 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal

Petor

Petor (Pethor) adalah nama tempat dekat Sungai Efrat yang diidentifikasi sebagai rumah peramal Bileam,, dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1]

Catatan Alkitab

Menurut Kitab Bilangan, Balak, raja Moab, mengutus orang ke Petor untuk mengundang Bileam menyampaikan kutukan atas orang Israel yang dalam perjalanan keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan telah mendekati tanah Moab dan dikuatirkan akan menguasai tanah itu juga. Bileam meminta para utusan untuk menginap semalam di Petor sambil menunggu jawabannya sampai hari berikutnya.[2] Dalam Kitab Ulangan, Bileam digambarkan sebagai "Bileam bin Beor dari Petor di Mesopotamia" (secara harfiah: Aram Naharaim).[3]

Identifikasi

Riset awal berspekulasi bahwa lokasinya sama dengan Pitru, suatu kota yang disebut-sebut dalam catatan Asyur kuno.[4]

Shea mengidentifikasi Petor dengan situs modern Deir Alla,[5] karena diketemukannya Prasasti Deir Alla yang menyebut nama "Petor" dan "Bileam bin Beor". Mengingat Deir Alla terletak di sebelah timur Sungai Yordan bukan dekat Sungai Efrat, Shea berspekulasi bahwa yang dimaksud dalam Bilangan 22:5 sebagai "Sungai", sebuah frasa yang kemudian digunakan dalam Alkitab Ibrani untuk Sungai Efrat, mungkin sebenarnya digunakan untuk merujuk ke Sungai Yordan, dan bahwa referensi untuk Aram dalam kitab Ulangan 23:4 sebenarnya adalah kesalahan penyalinan untuk "Adam", dengan "Naharaim" ditambahkan kemudian oleh jurutulis lain.[6] Namun, semua ini menjadi terlalu banyak spekulasi. Adam bukan nama tempat umum dalam Alkitab Ibrani, sehingga tidak mungkin nama suatu tempat yang tidak lazim (Petor) diidentifikasi dengan nama tempat lain yang juga unik (Adam), kalau menuruti usulan Shea bahwa "Petor di Adam". Juga tidak mungkin bahwa Bileam akan merujuk ke rumahnya sebagai "pegunungan timur" (Bilangan 23:7), jika ia datang dari Deir Alla, yang terletak di utara. Daerah "Aram Naharaim", seperti yang ditemukan dalam teks Alkitab Ibrani, meliputi Sungai Efrat, dan lebih ke timur laut. Dengan demikian, sebuah situs di wilayah ini, seperti Pitru, akan cocok untuk semua deskripsi dari Petor dalam Alkitab Ibrani. Penjelasan sederhana mengenai penyebutan Bileam dan Petor pada Inskripsi Deir Alla adalah bahwa Bileam, sebagai peramal keliling, memiliki peran penting di situs ini.

Referensi

  1. ↑ Bilangan 22:5
  2. ↑ Bilangan 5-8
  3. ↑ Ulangan 23:4
  4. ↑ Hogarth, D. G. (David George), 1915, The Ancient East, p.30
  5. ↑ W.H. Shea, "The Inscribed Tablets From Tell Deir `Alla" (Part II), Andrews University Seminary Studies, vol. 27, no. 2, p. 108, 1989.
  6. ↑ Shea, W.H. (1989). "The Inscribed Tablets from Tell Deir `Alla (Part II)". Andrews University Seminary Studies. 27 (2): 110.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan