Minggu, 18 Oktober 2026
11:29 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Peter O'Neill

Peter O'Neill

Bagikan:
Peter O'Neill
250px-Peter_O%27Neill_APEC_2013.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perdana Menteri Papua Nugini Ke-7
Masa jabatan
4 Agustus 2012 –29 Mei 2019
Penguasa monarkiElizabeth II
Gubernur JenderalMichael Ogio
Bob Dadae
WakilLeo Dion
PendahuluSam Abal (Sementara)
PenggantiJames Marape
Menteri Keuangan
Masa jabatan
27 Februari 2012 –6 Agustus 2012
PendahuluDon Polye
PenggantiJames Marape
Informasi pribadi
LahirPeter Charles Paire O'Neill
13 Februari 1965 (umur 61)
Partai politikPartai Kongres Rakyat Nasional
Suami/istriLynda May Babao[1]
PendidikanUniversitas Papua Nugini

Peter Charles Paire O'Neill, CMG (kelahiran 13 Februari 1965) adalah Perdana Menteri Papua Nugini.[2][3] Ia adalah pemimpin Kongres Rakyat Nasional dan mewakili konstituensi Ialibu-Pangia. Ia diangkat pada 4 Agustus 2012 sebagai Perdana Menteri Papua Nugini kesembilan.

Kehidupan pribadi

Ayah O'Neill, Brian O'Neill, adalah seorang magistrate kelahiran Australia yang memiliki sebagian darah Irlandia.[4] Ibunya, Awambo Yari, seorang Papua Nugini, berasal dari Dataran Tinggi Selatan. Ayahnya berpindah ke Papua Nugini pada 1949 sebagai pejabat bidang pemerintahan Australia, yang dikenal dalam bahasa Tok Pisin sebagai kiap, kemudian menjabat sebagai magistrate di Goroka sampai kematiannya pada 1982.[2][5]

O'Neill dididik di Sekolah Dasar Pangia, Sekolah Tinggi Ialibu dan Sekolah Tinggi Goroka. Setelah meninggalkan sekolah, ia menempuh pendidikan di Universitas Papua Nugini, lulus dengan gelar Sarjana Akuntan dan Komersial pada 1986.[2][6]

O'Neill menjadi pengusaha sebelum masuk politik.[6] Hingga2011[update] ia tinggal di Port Moresby bersama dengan pasangannya, Lynda Babao, dan memiliki lima anak: dua putri (Loris dan Joanne O'Neill) dan tiga putra (Travis, Brian dan Patrick O'Neill). Brian dan Patrick O'Neill tinggal di Papua Nugini, sementara Travis menempuh pendidikan di Australia. Loris dan Joanne masuk universitas di Queensland, Australia.

Politik

O'Neill terpilih pada Parlemen Nasional Papua Nugini pada 2002 dan menjadi menteri pada tahun yang sama.[6]

Ia menjadi pemimpin oposisi Papua Nugini pada 2004. Ia bergabung dengan pemerintahan Perdana Menteri Michael Somare pada 2007, menjabat sebagai bendahara.[2]

Referensi

  1. ↑ Essoyan, Susan (2011-11-13). "First Lady shows off Hawaii's beauty and food at Kualoa lunch". Honolulu Star Advertiser. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2011-11-13.
  2. 1 2 3 4 Callick, Rowan (3 Agustus 2011). "PNG vote weakens link to Michael Somare era". The Australian. Diakses tanggal 2 Agustus 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Michael Somare's struggle to regain PNG leadership not over, says daughter
  4. ↑ "Muddy succession: An ousting of the grand chief". The Economist. 6 Agustus 2011. Diakses tanggal 2011-08-04.
  5. ↑ "Service delivery on way". Highlands Post. 15 Februari 2006. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-23. Diakses tanggal 4 Agustus 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 "Bio-Data - Minister O'Neill" (PDF). Papua New Guinea Department of Treasury. Diakses tanggal 3 Agustus 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Sam Abal
Sementara
Perdana Menteri Papua Nugini
2012–sekarang
Petahana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan